Jubir KPU : Aries Tidak Melanggar Aturan

Oleh Tgl: November 14, 2013
Logo-KPU

BENGKULU – Pusat Kajian Anti Korupsi (PUSKAKI) melaporkan Komisioner KPU Provinsi Bengkulu Aries Munandar ke Polda Bengkulu. Terkait penggunaan uang APBD untuk pembiayaan kuliah program S3 (Doktor) di Prodi Ilmu Kesejahteraan Sosial Universitas Indonesia (UI). Menanggapi hal itu, Jubir KPU Provinsi Bengkulu Zainan Sagiman menegaskan, jika rekan sekoleganya sama sekali tidak melanggar aturan.

”Saat dia (Aries, red) menjadi anggota KPU maka biaya bantuan dari Pemprov dia stop, tapi kuliah S3 nya tetap berjalan, sekarang lagi tesis,“ kata Zainan saat dikonfirmasi Reporter Bengkulu Online.

Zainan menambahkan, tidak ada larangan PNS untuk menjadi Komisioner KPU. Apalagi sekarang, Aries hanya menerima gaji pokok sebagai PNS, Aries juga tidak mendapatkan lagi tunjangan-tunjangan di luar gaji pokok.

”Tidak ada yang melanggar aturan, kalau ada yang bilang Aries gajinya double itu salah, di KPU itu tidak ada gaji, tapi uang kehormatan, jadi tidak ada soal, kuliah Aries tidak lagi dibiayai APBD, sebagai PNS ia hanya menerima gaji poko, tunjangan tidak dapat lagi, PNS pun tidak dilarang untuk berkarir di KPU,“ terang Zainan.

Sebelumnya menurut PUSKAKI, Aries diduga telah merugikan keuangan daerah dan melanggar pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 2009 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi karena telah menguntungkan dirinya sendiri dengan menyalahgunakan kewenangan dan jabatan sehingga merugikan keuangan daerah. Lantaran telah menyalahi SK Gubernur yang menunjuk dirinya untuk melanjutkan kuliah S3 tahun akademik 2008/2009 di UI. (gue)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *