Jelang Pemilu, Eskalasi Konflik Cenderung Meningkat

Oleh Tgl: November 11, 2013
gamawan

JAKARTA – Menjelang pesta demokrasi yang bakal dihelat tahun depan, eskalasi konflik baik horizontal baik konflik horizontal antara warga masyarakat atau kelompok masyarakat maupun konflik vertikal antara masyarakat dan pemerintah cenderung meningkat.

Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi dalam siaran persnya menyebutkan penyelenggaraan pemilu 2014, katanya, perlu diantisipasi kemungkinan munculnya konflik

“Sebab, bila hal ini terjadi maka akan merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Bahkan, dapat menimbulkan lemahnya kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah,” kata Gamawan.

Berdasarkan pantauan Kementrian Dalam Negeri yang dihimpun dari Laporan Situasi Daerah dan dipantau melalui Pusat Komunikasi dan Informasi, sepanjang periode 2010–2012 terekam 298 peristiwa konflik.

Eskalasi konflik cenderung meningkat hingga akhir 2012. Pada akhir 2012, terjadi 128 perisitiwa konflik, meningkat dibanding konflik 2010 sebanyak 93 peristiwa dan 77 peristiwa konflik pada tahun 2011.

Peristiwa konflik tersebut didominasi oleh konflik horizontal, bentrokan antarwarga, dan bersumber dari permasalahan yang berkaitan dengan politik, ekonomi, dan budaya.

Untuk itu, upaya pencegahan dini harus dikedepankan agar konflik dapat diatasi pada tahap awal dan tidak menimbulkan dampak negatif yang lebih besar. (***)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *