Empat Alasan Parpol Islam Belum Umumkan Capres

Oleh Tgl: November 8, 2013
parpol islam

JAKARTA – Sampai saat ini partai Islam seperti PKS, PPP dan PKB belum mengumumkan secara resmi nama calon presidennya. Dalam beberapa survey, diprediksi partai-partai islam akan berada di urutan ketiga di bawah Partai Golkar dan PDIP. Karena berada di urutan etiga maka mereka harus berkoalisi agar bisa memunculkan nama presiden.

Pengamat politik Syarif Hidayatullah, Saleh Daulay menyebutkan ada sejumlah faktor kenapa partai Islam belum berani mengusung nama capres. Pertama, partai Islam belum percaya diri mampu melampaui syarat ambang batas pencalonan presiden (presidential treshold).

Hal ini menurut Saleh memaksa mereka lebih berkonsentrasi pada pemenangan pemilu legislatif 2014. “Partai Islam masih berusaha menaikan elektabilitas partainya sendiri-sendiri. Mereka berpikir sukses pileg,” katanya.

Faktor kedua, internal partai Islam tengah mengalami krisis figur. PPP dan PKS misalnya tampak gamang untuk mengusulkan ketua umum mereka.

Sementara PKB, kata Saleh, malah terlihat tidak serius ketika terus mengganti-ganti nama capres yang akan mereka dukung. “Hanya PAN yang sejauh ini berani mengusung nama ketua umumnya sebagai capres,” ujarnya.

Faktor ketiga, tidak ada niat dari partai Islam untuk bersatu mengusung satu nama capres. Hal ini  karena belum ada kesamaan visi di antara partai Islam soal kepemimpinan nasional.

Saleh mengatakan, persatuan atau koalisi antarpartai Islam cenderung lebih disebabkan oleh kepentingan yang sama bukan landasan ideologis. “Mereka akan bersatu kalau menemukan musuh yang sama atau keuntungan yang sama,” katanya.

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membantah anggapan partai Islam krisis figur calon presiden (capres). Menurut PPP saat ini banyak figur-figur potensial dari kalangan partai Islam maupun tokoh Islam yang bisa diusung menjadi capres. Misalnya ada Rhoma Irama, Surya Darma Ali, Mahfud MD, atau Jusuf Kalla. (***)

 





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *