Datang Telat Minta Dana, Utusan Walikota Ditertawakan

Oleh Tgl: November 11, 2013
logo HPN

BENGKULU – Gelak tawa sontak terdengar di ruang rapat kerja Gubernur Bengkulu baru-baru ini, saat salah seorang yang mengaku utusan Walikota Bengkulu dari Dinas Pertamanan Kota Bengkulu menyampaikan pesan walikota perihal permasalahan lampu penerangan di kawasan wisata Pantai Panjang Bengkulu dalam rapat koordinasi HPN baru-baru ini.

Sebelum rapat ditutup Plt Sekda Provinsi Bengkulu, utusan walikota tersebut tiba-tiba datang dan ia meminta izin bicara. Katanya, pihaknya telah menginventarisir lampu-lampu yang ada di Pantai Panjang. Menariknya, ia langsung menawarkan 2 alternatif guna menyikapi kondisi lampu. Yakni lampu-lampu yang ada diperbaiki atau diganti dengan lampu yang baru.

”Tapi semuanya ada angka pak, kalau diperbaiki 2,5, kalau diganti baru 3,9, itu pesan pak wali, kami hanya menyampaikan,“ katanya tanpa memberi penjelasan lebih detail nilai angka-angka tersebut.

Tak ayal, peserta rapat pun langsung tertawa dibuatnya. Diantaranya bahkan ada yang menceletuk ”Datang telat cuma minta dana tula“. Sementara Plt Sekda sendiri juga menanggapi penyampaian utusan walikota dengan tertawa kecil. ”Pesan sudah kami terima, kita akan koordinasikan lagi,“ singkatnya sembari tertawa diikuti peserta rapat lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Harian HPN Bengkulu Azwar Boerhan mengatakan, antara pemda provinsi dan pemda kota telah memiliki tugasnya masing-masing. Pemda kota memang diminta mengurusi permasalahan lampu kota, khususnya di kawasan Pantai Panjang.

”Mengenai angka yang diminta pemda kota, barangkali tidak ada lagi tambahan dana, karena sudah dianggarkan,“ pungkasnya. (gue)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *