Dana : Bengkulu Punya Potensi, Tapi Tak Terjamah

Oleh Tgl: November 20, 2013
Dana Anugrah Raffliansyah

BENGKULU – Perkembangan Provinsi Bengkulu yang terlihat lamban, bahkan mengarah ke arah stagnansi pembangunan. Yang kemudian menjadi perhatian sendiri, Caleg muda DPR RI PDIP Nomor Urut 2 Dana Anugrah Raffliansyah, ST, MAIB. Padahal menurutnya, Bengkulu punya potensi. Baik itu kekayaan alam, pariwisata alternatif dan seni budaya. Namun sungguh sangat disayangkan, potensi tersebut belum dikelola secara maksimal oleh pemangku kepentingan saat ini.

Selaras dengan itu, belum adanya capaian penghasil pendapatan asli daerah (PAD) yang maksimal. Lantas juga tidak diimbangi dengan dukungan APBN, lantaran anggaran pusat yang dilarikan ke Bengkulu masih sangat minim. Semakin membawa provinsi ini menjadi daerah yang dipandang sebelah mata di kancah nasional.

Dilatarbelakang hal itulah, Dana, caleg muda partai banteng ini mengambil sikap, terjun ke dunia politik. Meski terbilang baru, bahkan belum memiliki pengalaman sedikitpun. Lantaran selama ini, Dana lebih banyak berkutat di dunia entrepeneurship. Tidak lantas membuat Dana mengurungkan niatannya. Dengan tegas ia mengatakan siap bertarung pada Pemilu 2014 mendatang. Meskipun dihadapkan pada nama-nama beken yang telah melanglang buana di kancah politik nasional ataupun daerah.

”Motivasi saya sederhana, masyarakat hari ini sudah apatis, sudah tidak percaya terhadap kredibilitas wakilnya saat ini, saya tahu itu, tapi saya tidak mau cuma ngedumel, kesel sendiri, saya pelajari akar permasalahannya, dan saya memutuskan maju, menjawab keraguan masyarakat, bahwa masih ada yang peduli terhadap kondisi Bengkulu saat ini,“ kata Dana saat menggelar ramah tamah bersama awak media massa, Rabu, 20 November 2013.

Melihat Bengkulu, lanjutnya, ia sangat ingin memperjuangkan Bumi Rafflesia, setidaknya membuat Provinsi Bengkulu sejajar dengan provinsi lain yang ada di Pulau Sumatera. Baginya, banyak hal yang bisa dibanggakan di Bengkulu dan itu bisa dijadikan sebagai penunjang PAD dengan memaksimalkan sektor pariwisata. Seperti Benteng Marlborough, ikon Bunga Rafflesia dan sejumlah tempat pariwisata dan kekayaan seni budaya lainnya. Tapi itu semua kurang mendapatkan perhatian.

Lantas apa program konkrit caleg muda, yang juga merupakan seorang dosen ini. Dana mengutarakan, ia tidak banyak menjanjikan sesuatu hal. Namun ia akan lebih memaksimalkan kinerja di senayan. Bagaimana membuat Bengkulu mendapatkan anggaran dana pusat yang maksimal.

Menurutnya, banyak hal yang harus dibenahi di Provinsi Bengkulu. Seperti infrastruktur terutama jalan yang belum tersentuh pembangunan. Konflik lahan yang membuat masyarakat tidak bisa menggarapnya dan sejumlah permasalahan vital lainnya. Namun baginya, yang paling penting saat ini adalah bagaimana membuat Bengkulu dikenal di kancah nasional bahkan dunia.

”Banyak hal yang bisa dimaksimalkan, tinggal mau atau tidak, itu saja,“ tegas Dana. (gue)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *