Berbagi Berkah di Duduk Penja

Oleh Tgl: November 10, 2013
duduk penja tabot

BENGKULU – Masih dalam rangkaian penyelenggaraan ritual Tabot Bengkulu 2013, KKT (Keluarga Kerukunan Tabot) laksanakan ritul duduk penja yang merupakan rangkaian kedua setelah ritual mengambik tanah. Ritual duduk penja ini dilaksanakan selama dua hari, yakni pada tanggal empat dan lima Muharam, atau tanggal 8 dan 9 November 2013.

Duduk penja merupakan ritual mencuci penja. Penja adalah pending jari-jari yang terbuat dari tembaga, yang merupakan simbol jari-jari tangan Husein bin Ali bin Abi Thalib yang ditemukan di padang Karbala.

Penja yang telah lama disimpan kemudian dicuci dengan air yang dicampur bunga, jeruk nipis, serta serbuk bata untuk menghilangkan karat pada penja. Pelaksanaan ini disertai dengan sajian khas keluarga Tabot yakni nasi kebuli, air serobat, susu murni, pisang emas dan kopi. Setelah dicuci, penja diarak berkeliling gerga selama tujuh kali dengan diiringi tabuhan dol Bengkulu sebelum dimasukkan kembali ke dalam gerga.

Ada yang menarik setiap usai pelaksanaan ritual duduk penja ini. Warga yang berkumpul di sekitar gerga berebut mengambil “Sajian Berkah” yang telah didoakan keluarga Tabot. Sebagian masyarakat Bengkulu percaya bahwa sajian khas keluarga Tabot itu dapat mendatangkan rezeki atau berkah dalam kehidupan mereka setelah memakannya.

“Katanya kalau sudah makan ini (sajian khas Tabot) kita bisa dapat berkah. Rezeki melimpah, jodoh, kesehatan.. Percaya nggak percaya sih..”, ujar Rika, warga sekitar gerga Berkas.

Ditambahkan Adil, salah satu keluarga Tabot Imam, sajian Tabot ini dipercaya bisa datangkan berkah karena menyehatkan.

“Kalau kita lihat di sini kan ada nasi kebuli, susu murni, kopi, pisang, dan lain-lain.. semuanya sajian menyehatkan. Itu yang kita sebut berkah. Apalagi sebelum makan ini kita sudah sama-sama berdoa”, jelas Adil.

Penja-penja ini nantinya akan diarak kembali pada ritual Arak Penja pada tanggal 7 Muharam. (Ran)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *