Serap Dana APBD di Bawah 50%, 12 SKPD Dapat Rapor Merah

Oleh Tgl: October 19, 2013
rapor merah

BENGKULU – Badan Perencanaa Pembangunan Daerah melansir 12 SKPD yang penyerapan anggaran APBD Provinsi mendapat rapor merah atau di bawah 50 persen.

Dana APBD provinsi dengan pagu dana sebesar Rp. 1.922,418 milyar terserap sebesar Rp.974,112 milyar dengan persentase sebesar 50,67 %, dimana ada 12 SKPD yang penyerapan anggarannya mendapat rapot merah (dibawah 50%) APBD provinsi.

Pada acara rapat koordinasi dan evaluasi program atau kegiatan Triwulan III tahun 2013, Ketua Bappeda Edy  Waluyo, kemarin mengungkapkan ke 12 SKPD tersebut adalah Dinas Kelautan dan Perikanan (48,93%), BPMPD (48,44%), BPBD (46,37%), ESDM (45,02%), Dinas Pertanian (42,88%), Diknas (40,94%), Dispora (39,11%), Diskeswan (37,37%), Korpri (36,48%), Disbun (34,26%), PU (33,15%) dan perwakilan (27,28%).

Sementara itu untuk dana APBN  (dekonsentrasi) dengan pagu dana sebesar Rp.176,520 milyar terserap sebesar Rp.91.618,- milyar dengan  persentase sebesar 51,90 %, dimana ada 10 SKPD yang penyerapan anggarannya mendapat rapot merah (di bawah 50,00%) rata-rata APBN dekonsentrasi yaitu,  Dinas PU (46,14%), Dinas Peternakan dan Keswan (48,06%), Diknas (43,34%), Dinas Kesehatan (45,87), Dinas Kesos (28,39%), Dinas Kebudayaan Pariwisata (24,08%), BLH (43,12), BPP&PA (0%), Inspektorat (16,01%), Badan Kesbangpol (13,10%).

Sedangkan untuk APBN (TP Provinsi) dengan pagu dana sebesar Rp.189,081 milyar terserap sebesar Rp.123.062,-milyar dengan persentase sebesar 65,08 %, dimana ada 4 SKPD yang penyerapan anggarannya mendapat rapot merah (dibawah 50,00%) APBN TP provinsi yaitu.  Dinas Perkebunan (45,32%), Dinkessos (0 %),  Badan Ketahanan Pangan (0%), RSUD Dr. M Yunus (0,19 %).(gUE)

 





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *