Rudi: Wabub Seluma Harusnya Kader PKS

Oleh Tgl: October 14, 2013
IMG_1472

SELUMA – Tinggal hitungan bulan, tahun 2013 akan berakhir, namun sampai saat ini belum ada sesuatu yang berarti diberikan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Seluma terhadap rakyatnya. Yang ada hanyalah sajian konflik dan isu ketidakharmonisan di kalangan elit birokrasi dan elit politik Bumi Serasan Seijoan.

‘Semangat 45’ yang dulu sempat dilontarkan Bupati Seluma Defenitif H. Bundra Jaya, SH, MH di awal kepemimpinannya guna menggantikan posisi mantan Bupati Seluma H. Murman Effendi, SH, MH cuma berakhir di tataran wacana.

Janji akan melakukan pembangunan secara merata yang menyentuh daerah Babatan hingga Maras sepertinya hanya angin surga sesaat yang dihembuskan untuk menenangkan rakyat Seluma.

Kondisi ini tentu saja membuat banyak pihak khawatir akan masa depan kabupaten yang telah genap berumur 10 tahun. Sebagaiman yang diutarakan oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Seluma Rudi Rusdianto.

Dikatakan, Bundra harus bertanggung jawab terhadap kondisi ini. Rudi menilai, hal ini terjadi lantaran Bundra kerap kali mengambil keputusan yang kurang tepat. Seperti pada saat memutuskan memilih calon Wakil Bupati (Wabup) Seluma pertengahan tahun lalu.

Bundra yang menafikkan peran PKS sebagai partai pengusungnya pada suksesi Pemilihan Bupati (Pilbup). Hanya memilih 2 calon dari partai pengusung lainnya. Yakni Partai Keadilan Persatuan (PKP) Indonesia. Yang selanjutnya berhasil dimenangkan oleh Mufran Imron, SE di tingkatan parlemen Kabupaten Seluma.

Menurutnya, peran wabup sangatlah penting guna membantu kinerja bupati dalam menjalankan roda pemerintahan. Tapi kehadiran Mufran sebagai wabup justru malah menciptakan keadaan yang lebih pelik lagi. Terlihat dengan banyaknya ketidaksepahaman yang justru menganggu jalannya roda pemerintahan Kabupaten Seluma.

“Harusnya kader PKS diberi kesempatan waktu itu, kita punya visi dan misi untuk membangun Seluma, PKS punya jaringan besar di pusat, itu justru akan menguntungkan Seluma, tapi sayangnya Bundra asal pilih,” tandas Rudi. (gUE)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *