PPL Kota Bengkulu Diaktifkan Kembali

Oleh Tgl: October 9, 2013
Ketua Panwaslu Kota Bengkulu Sugiharto (2)

BENGKULU – Sempat diwacanakan akan dinonaktifkan, Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) yang berfungsi membantu kerja pengawasan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) kembali diaktifkan hingga Bulan Desember mendatang. Sebelumnya ditengarai masa kerja PPL yang berakhir 15 Oktober mendatang tidak akan diperpanjang. Tentu saja hal ini disambut baik Ketua Panwaslu Kota Bengkulu Sugiharto. Mengingat PPL juga memiliki peran vital guna membantu kerja Panwaslu melakukan pengawasan terhadap proses penyelenggaraan Pemilu 2014 mendatang.

Sugiharto mengatakan, ketetapan ini berdasarkan surat keputusan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, yang kemudian diteruskan oleh surat Bawaslu Provinsi Bengkulu nomor 272 A tentang pengaktifkan kembali PPL di Kota Bengkulu. Dengan diperpanjangnya masa kerja PPL, Sugiharto optimis, Panwaslu bisa melakukan supervisi setiap harinya dan turun langsung ke lapangan guna melakukan pantauan dengan melibatkan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) beserta PPL.

“Peran PPL sangat penting dalam pelaksanaan pengawasan karena dalam melaksanakan tugas PPL bersentuhan langsung dengan masyarakat. PPL sebagai garda terdepan dalam pengawasan dan diharapkan berperan aktif serta kreatif untuk memberikan penjelasan akan tugas dan fungsi pengawasan,” kata Sugiharto saat dikonfirmasi jurnalis bengkuluonline.com di ruang kerjanya Rabu (9/10).

Sementara itu, diinformasikan keseluruhan PPL yang ada di Kota Bengkulu berjumlah 167 orang, di setiap kelurahan terdapat 2 sampai 3 PPL. Untuk itu Sugiharto meyakini, masa kerja PPL yang bertambah hingga Desember mendatang semakin memudahkan Panwaslu melaksanakan tugas pokok dan fungsi Panwaslu sebagai salah satu lembaga penyelenggara Pemilu.

Sugiharto menegaskan, Panwaslu, Panwascam dan PPL secara bersama-sama akan tetap mengedepankan pengawasan partisipasif yang melibatkan masyarakat serta tokoh masyarakat. Karena tanggung jawab Panwaslu sangatlah besar untuk ikut melegalitas pelaksanaan Pemilu. Sehingga mampu mewujudkan demokrasi yang berintegritas dan kredibel. (cw2)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *