Pendemo Bantah Aksi Ditunggangi

Oleh Tgl: October 1, 2013
Deno Andeska

Terserah asumsi mereka mengatakan kita seperti apa, yang pasti aksi kita murni, apa yang kami lakukan jelas benar

BENGKULU – Aksi lanjutan yang dilakukan beberapa elemen mahasiswa dan pemuda guna menuntut penegakan hukum atas kasus dugaan korupsi RSUD M. Yunus Provinsi Bengkulu dituding sarat kepentingan, kemudian bermuatan politis serta ditunggangi.

Menanggapi pernyataan tersebut, Deno Andeska, selaku koordinator aksi unjuk rasa di gedung DPRD Provinsi Bengkulu Selasa (1/10), dengan tegas membantahnya.

Deno mengatakan, aksi mereka murni, tidak bermuatan politis, apalagi ditunggangi. “Terserah asumsi mereka mengatakan kita seperti apa, yang pasti aksi kita murni, apa yang kami lakukan jelas benar,” tegas Deno di hadapan awak media massa.

Bahkan Deno menuding, pihak-pihak yang menyatakan keberatan terhadap aksi-aksi elemen mahasiswa dan menolak gerakan ini merupakan oknum-oknum yang ikut menikmati aliran dana hasil dugaan korupsi tersebut.

Lebih lanjut saat dikonfirmasi mengenai coretan di beberapa titik jalanan Kota Bengkulu, Deno mengaku tidak mengetahui perihal pencoretan tersebut. “Soal itu saya tidak tahu, yang pasti kita tidak terlibat, kita tetap berjalan di koridor perjuangan kita,” sambung Deno.

Sementara itu, aksi kawanan mahasiswa yang terhimpun ke dalam gerakan Komunitas Mahasiswa Untuk Anti Korupsi (Komunikasi) berjalan tertib dengan pengawalan ketat pihak kepolisian dibantu jajaran Satpol PP. (cw2)


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:



Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *