Pasang Bendera Di Pepohonan Pun Dilarang Keras

Oleh Tgl: October 1, 2013
PKS di Atas Pohon

BENGKULU – Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Bengkulu Sugiharto mengingatkan, partai politik (Parpol) peserta pemilihan umum (Pemilu) legislatif 2014 mendatang untuk tidak memanfaatkan pepohonan sebagai media untuk mensosialisasikan diri atau berkampanye.

Karena Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 15 Tahun 2013 perubahan atas PKPU Nomor 1 Tahun 2013 telah melarang segala bentuk tindakan guna melakukan sosialisasi dan mengkampanyekan partainya ataupun calon anggota legislatif (Caleg) di semua jenis pohon. Sebagaimana diungkapkan Sugiharto saat ditemui jurnalis bengkuluonline.com baru-baru ini.

Sugiharto mengimbau, kepada seluruh parpol peserta pemilu untuk segera memahami PKPU Nomor 15 Tahun 2013, tentang alat peraga seperti pemasangan baliho, spanduk ataupun atribut lainnya yang berbau sosialisasi caleg. Karena setiap temuan adanya pelanggaran yang dilakukan parpol akan segera disampaikan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bengkulu, untuk segera ditindaklanjuti. Kemudian tinggal menunggu keputusan terkait pelanggaran tersebut.

Sebelumnya Sugiharto menginformasikan, partai boleh memasang hanya satu atribut dalam bentuk baliho, masing-masing satu per kelurahan di sekretariat partai. Materi baliho yang ada di dalamnya hanya boleh terdapat gambar partai, nomor pantai, visi dan misi, jargon dan foto anggota partai yang tidak mencalonkan diri sebagai caleg. Di luar ketentuan itu, maka bisa dikatakan sudah menyalahi aturan KPU, kecuali calon anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI).

Selain itu, mengenai pemasangan baliho di pekarangan rumah, Sugiharto juga menegaskan hanya diperbolehkan di dalam pekarangan rumah pribadi. “Tidak diperbolehkan di luar pekarangan rumah temasuk di pagar rumah,” tegas Ketua Panwaslu Kota Bengkulu. (cw2)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *