Parpol Jangan Langgar Aturan, Panwaslu Harus Fair

Oleh Tgl: October 11, 2013
parpol dan kpu

TALANG EMPAT – Dengan telah ditetapkannya zona pemasangan atribut parpol oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bengkulu Tengah (Benteng), maka semua parpol peserta pemilu legeslatif (pileg) 2014 harus menjalankan sesuai aturan.

“Pemasangan atribut parpol harus sesuai dengan zona yang ada dan  harus sesuai dengan ketetapan, yakni hanya satu titik untuk setiap desa yang ada dalam daftar yang diserahkan Pemda Benteng ke KPU Benteng,” ujar Komisioner KPU Benteng Divisi Hukum dan SDM, Marlin Naray.

Marlin juga mengatakan, aturan tersebut dimuat dalam Kep.KPU Benteng No 39/Kpts/KPU-Kab/007-670941/2013 tentang Penetapan zona/wilayah pemasangan alat peraga kampanye tingkat Kabupaten Bengkulu tengah dalam pemilihan umum anggota DPR,DPD,DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota tahun 2014.

“Sebagaimana tercantum dalam pasal 17 Peraturan KPU No 15 Tahun 2013, maka zona penetapan untuk pemasangan atribut ataupun alat peraga harus sesuai dengan daftar yang telah disampaikan ke masing-masing pihak terkait,” jelas Marlin.

Ditambahkannya, jika dalam daftar untuk zona pemasanga atribut dalam satu desa terdapat lebih dari satu titik, maka hal yang harus diperhatikan oleh parpol adalah bahwa pemasangan boleh memilih titik yang sesuai dengan daftar. Namun, perlu diketahui juga untuk jumlahnya tidak boleh melebihi dari satu titik.

“Dalam ketentuan tersebut, parpol bebas memilih untuk pemasangan alat peraga kampanyenya, jika terdapat banyak titik pemasangan dalam satu desa. Namun hanya boleh atau diperkenankan mengambil satu titik saja,” tambahnya.

Parpol boleh memasang banyak atribut partainya jika memang terdapat banyak ranting partai dalam suatu desa. Namun pemasangannya hanya pada lokasi atau pekarangan ranting partai itu saja. Tidak diperbolehkan memasang di luar lokasi ranting partai.

“Pemasagan itu berlaku lebih jika ada kator ranting partai dalam satu desa, yang diluar konteks daftar yang telah diumumkan oleh KPU,” ujarnya.

Mengenai kekhawatiran banyak pihak jika ada parpol yang tidak mentaati, hal tersebut merupakan kewenangan Panwaslu untuk menganalisanya. Apabila memang melanggar tentunya Panwaslu Benteng harus bertindak fair dengan mengedepankan aturan yang ada tersebut.

“Kita juga sudah berkoordinasi dengan Panwaslu untuk hal penertiban atribut yang tidak sesuai dengan ketetapan dalam aturan KPU mengenai zona pemasangan atribut partai,” demikian Marlin. (Zal)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *