“OJK Itu Apa Kue atau Bus?”

Oleh Tgl: October 11, 2013
ojk

BENGKULU – Masa transisi dari Bapepam-LK menuju Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan berakhir di penghujung tahun 2013. Yang berarti, awal tahun 2014 OJK hampir dipastikan mulai beroperasi. Untuk itu, OJK tengah gencar-gencarnya menggelar agenda sosialisasi di seluruh penjuru tanah air, tak terkecuali di Bumi Rafflesia.

Kehadiran OJK di Provinsi Bengkulu pun disambut baik oleh Gubernur Bengkulu H. Junaidi Hamsyah, S.Ag, M.Pd. Menurutnya, rangkaian acara yang digelar OJK sangat penting untuk dilakukan. Yang tentunya peran aktif masyarakat guna mengetahui informasi lebih tentang OJK melalui sumber-sumber referensi lainnya.

“Supaya kita tahu OJK itu apa, apa kue, apa bus,” canda Gubernur.

Mengetahui OJK juga akan mendirikan kantor perwakilan selayaknya Bank Indonesia (BI) di Provinsi Bengkulu. Ia berharap, OJK menjaga konsistensinya menjadi lembaga yang independen. Disesuaikan dengan apa yang menjadi tujuan berdirinya lembaga ini.

Selanjutnya gubernur menegaskan, OJK bukan saingan BI, keduanya justru lembaga yang akan terus menjalin kerjasama dan berfungsi menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di dalam sektor jasa keuangan. Juga merupakan lembaga yang independen dan bebas dari campur tangan pihak lain, yang mempunyai fungsi, tugas, dan wewenang pengaturan, pengawasan, pemeriksaan dan penyidikan.

“OJK didirikan untuk menggantikan peran Bapepam-LK, bukan kue, bukan juga saingan BI,” papar Gubernur. (gUE)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *