PKS, Antara Optimisme dan Galau

Oleh Tgl: October 13, 2013
Ribuan kader PKS menghadiri konsolidasi pemenangan dakwah PKS Minggu (13/10). Doni/bengkuluonline.com

Selanjutnya biarkan rakyat menilainya, sembari meminta maaf atas terjadinya kasus yang menimpa kader PKS dan berharap rakyat masih memberi kesempatan kepada PKS untuk melakukan perubahan

H.M. Anis Matta

BENGKULU – Perasaan optimisme menghampiri kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) saat sang Presiden yang baru H.M. Anis Matta menghadiri agenda besar Konsolidasi Pemenangan Dakwah Kader, Pengurus dan Calon Anggota Legislatif (Caleg) PKS se-Provinsi Bengkulu Minggu (14/10).

Namun militansi kader PKS tersebut tak mampu menyembunyikan kegalauannya atas kasus hukum yang tengah mendera Luthfi Hasan Ishaaq (LHI), yang tak lain kader dan mantan Presiden PKS itu sendiri. Bak perahu yang tengah dihantam badai, PKS terancam karam pada pemilihan umum (Pemilu) legislatif 2014 mendatang.

Target menjadi 3 besar partai politik (parpol) pemenang pemilu pun dirasa sulit untuk diwujudkan. Menanggapi hal ini, Anis Matta sama sekali tidak menampiknya, meski belakangan tetap optimis terhadap targetan yang mesti diraih. “Kita tahu kita menargetkan 3 besar partai pemenang pemilu, namun memang sulit dengan kondisi seperti saat sekarang ini, tapi kita tidak akan merevisi atau mengubah target, yang bisa kita lakukan hanya berusaha dan bekerja keras,” katanya di hadapan rekan-rekan jurnalis Provinsi Bengkulu.

Anis Matta menambahkan, ia dan PKS tidak memiliki langkah-langkah spesifik guna memenuhi targetan yang mesti dicapai. PKS tetap memaksimalkan gerakan silahturahmi, bertemu dan bertatap muka secara langsung kepada masyarakat. “Selanjutnya biarkan rakyat menilainya, sembari meminta maaf atas terjadinya kasus yang menimpa kader PKS dan berharap rakyat masih memberi kesempatan kepada PKS untuk melakukan perubahan,” curhat Anis Matta.(dsi)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *