Industri Manufaktur Bengkulu Tertinggi se-Indonesia

Oleh Tgl: October 14, 2013
ekonomi bengkulu

JAKARTA – Laporan Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Provinsi Bengkulu mengalami pertumbuhan produksi manufaktur tertinggi pada industri besar dan sedang sebesar 16,90 persen triwulan II tahun 2013.

Jika dibandingkan triwulan II tahun 2012, provinsi yang mengalami kenaikan diatas sembilan persen pada pertumbuhan produksi industri manufaktur (year on year) antaralain : Sumatera Selatan (15,90 persen), Kepulauan Riau (14,01 persen), Maluku Utara (13,13 persen) ,Gorontolo (12,63 persen).

Selanjutnya, Maluku (10,42 persen), Sulawesi Barat (10,35persen), Sulawesi Tengah (9,57persen), Jambi (9,35 persen) serta Sulawesi Utara (9,12persen) juga mengalami kenaikan pertumbuhan produksi pada triwulan II tahun 2013 (secara year on year). “Kenaikan produksi industri manufaktur di wilayah Sulawesi merupakan gerilya awal dalam aktivitas ekonomi selain di Luar Jawa”jelasnya.

Sedangkan secara nasional pertumbuhan produksi manufaktur industri besar dan sedang pada triwulan II tahun 2013 naik sebesar 6,57persen (year on year). Naiknya kondisi tersebut, disebabkan kenaikan produksi industri percetakan dan reproduksi media rekaman (19,60persen) serta industri kendaraan bermotor, trailer dan semi trailer (17,96persen).

“Industri logam dasar juga mengalami kenaikan 15,67persen pada triwulan saat ini”Kepada BPS Suryamin Suryamin.

Akan tetapi, pada triwulan II tahun 2013 ada beberapa industri yang mengalami penurunan produksi. Industri tersebut yakni industri mesin dan perlengkapan turun 13,61 persen, industri tekstil turun 12,46persen serta industri karet, barang dari karet dan plastik turun 10,70persen. “Hal ini perlu adanya regulasi pemerintah dalam menangani penurunan produksi di beberapa industri manufaktur tersebut,” harapnya.(W.Ekonomi)

 





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *