India Tak Ingin Jadi Pemberi Harapan Palsu

Oleh Tgl: October 21, 2013
Wakil Dubes Indonesia Untuk India

BENGKULU – Wakil kedutaan Besar Indonesia untuk India, Rizal wilman Indra Kusuma, rupanya tak ingin jadi ‘PHP’ alias pemberi harapan palsu perihal rencana kerjasama Provinsi Bengkulu dengan India. Namun beliau menekankan bahwa kesempatan itu tetap ada.

Rizal menyebutkan dirinya mengakui bahwa selama ini memang cenderung sulit untuk mengadakan kerjasama dengan India.  Salah satu kendalanya adalah kurangnya informasi  yang bisa diperoleh India tentang komuditas dan potensi yang ada di Indonesia, khususnya Bengkulu.

Yang menjadi masalah pokok justru terletak pada sarana transportasi, dimana selama ini untuk mencapai Indonesia dari India, harus transit penerbangan ke Singapura terlebih dahulu. Hal ini yang menjadi masalah masyarakat India lebih memilih untuk menjadikan Singapura sebagai destinasi wisata dan tujuan bisnisnya ketimbang Indonesia.

Namun Rizal berharap tak ada rasa pesimis tentang India, karena sejauh ini pemerintah terus berupaya menjalin komunikasi dengan pemerintah maupun pengusaha di India.

“MoU kerjasama Indonesia dan India sebesar USD 15 Milyar. Tapi sayangnya belum ada tindak lanjutnya. Namun pesan saya jangan pernah lupakan India karena 1,2 milyar berpotensi menjadi pasar kita” tutup Rizal. (Ran)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *