Gubernur: Islam Bukan Agama Teroris

Oleh Tgl: October 21, 2013
konferensi islam

BENGKULU – Gubernur Provinsi Bengkulu H. Junaidi Hamsyah, S.Ag, M.Pd menegaskan Islam bukan teroris. Islam, kata Junaidi,  harus dipahami secara komprehensif agar tidak ada istilah islam adalah agamanya teroris.

Gubernur mengungkapkan hal itu saat membuka International Conference On Islamic Studies And Contemporary Issues, Senin 21 Oktober 2013, di salah satu hotel di kawasan Pantai Panjang Bengkulu.

Di tengah banyaknya ideologi-ideologi yang diiringi dengan perkembangan zaman serta berpotensi menganggu keutuhan umat muslim, Junaidi berharap, melalui seminar yang digelar berkat kerjasama kampus IAIN Provinsi Bengkulu dan Duta Besar RI untuk India, dapat merumuskan sesuatu tentang keislaman.

”Saya juga berharap momentum ini menjadikan perguruan tinggi Islam sebagai tempat pertemuan bagi umat Islam menyatukan misi untuk kemajuan Indonesia,” ungkapnya.

Di sisi lain, Junaidi mengajak seluruh umat Islam untuk bangga terhadap agamanya karena Islam merupakan agama yang banyak penganutnya. Tinggal bagaimana kaum muslimin memacu dan meningkatkan lagi pengamalannya.

“Agar tidak ada keraguan untuk mengaplikasikan nilai-nilai Alquran dan Al-Hadist,” tutup Junaidi.

Seminar ini sendiri akan berlangsung selama tiga hari, 20 – 22 Oktober 2013. Menariknya, narasumber pada seminar ini berasal dari perwakilan beberapa negara yang terdiri dari, Duta Besar RI untuk India Drs. Rizali Wilmar Indrakusuma, Perwakilan India Prof. Dr. Mohammad Aslam Ilahi,

Hadir juga perwakilan Australia Dr. H. Nadirsyah, MA, Perwakilan Malaysia Prof. Dr. Azharuddin Sahil, Dr. H. Abdul Halim Bin H. Ismail Ibnu Syaid Dinaa Albar dari Penang, Perwakilan Brunei Darussalam Prof. Dr. Mulyadi Kartanegara, MA dan Prof. Dr. Abdul Mujid, M.Ag, M.Si serta Prof. Dr. H. Rohimin, M.Ag yang merupakan perwakilan dari Indonesia. (gUE)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *