Dian Syahroza Blusukan Ajak Para Suami Ber-KB

Oleh Tgl: October 24, 2013
Dian Syakhroza-12

BENGKULU SELATAN – Pandangan yang ada di masyarakat sekarang, program Keluarga Berencana (KB) adalah keharusan seorang wanita atau istri. Padahal bila sayang istri, suami juga harus ber-KB. Karena wanita juga memiliki hak reproduksi dan kesetaraan gender yang sama dengan pria.

”Awalnya memang program KB diarahkan untuk wanita karena kita fokus untuk menunda kehamilan pada wanita. Tapi kan wanita juga memiliki hak reproduksi yang sama,“ kata Anggota DPD RI Dr. Dian A. Syakhroza, Kamis, 24 Oktober 2013 saat menyambangi Kabupaten Bengkulu Selatan.

Kata Dian, KB pada dasarnya berfungsi untuk menunda kehamilan, mengatur jarak kehamilan dan mengatur jumlah anak. Karena fungsi KB tidak hanya untuk menunda kehamilan, maka pria juga harus berperan.

”Pria kalau sayang sama istri, maka harus juga ber-KB. Kita harus ubah paradigma yang ada, nggak hanya wanita yang ber-KB, tapi pria juga,“ ungkap Dr. Dian

Dr. Dian menjelaskan, saat wanita ber-KB, maka ia harus bergantung dengan pil KB atau suntik yang bersifat hormonal dan kimiawi, atau IUD yang ada batasnya. Yang namanya hormonal, pasti dalam jangka panjang menyebabkan perubahan hormon.

Sudah saatnya untuk para suami Indonesia ber-KB sebagai wujud kesetaraan dan keadilan gender serta bukti cinta kasih kepada istri.

”Apa para suami tega, istrinya nggak sakit tapi harus terus minum obat yang bersifat kimiawi. Paradigma KB ini harus segera diubah,“ demikian Dr. Dian. (gUE)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *