Data Pemilih Bengkulu Diklarifikasi KPU Pusat

Oleh Tgl: October 15, 2013
Logo-KPU

JAKARTA-Komisi Pemilihan Umum telah mengklarifikasi sedikitnya 50 persen data pemilih yang ditemukan bermasalah menjelang penetapan daftar pemilih tetap (DPT), termasuk data pemilih dari Provinsi Bengkulu,  kata Komisioner Ferry Kurnia Rizkiyansyah di Jakarta, Kamis.

Dia menjelaskan data baru yang dimaksud tersebut adalah penduduk dengan usia pemilih yang ada dalam daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) namun belum terdaftar di daftar pemilih.

Data-data tersebut kemungkinan didapat dari sejumlah daerah pascakonflik, sehingga data kependudukan di daerah tersebut didata ulang. Seperti di Bengkulu, Mesuji Lampung dan Merangin Jambi. Dari 20,3 juta data yang belum lengkap itu tinggal 10 juta lagi.

Sementara itu, Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, Irman, mengatakan ada sekira 20,3 juta data penduduk masih belum lengkap elemen datanya.

“Berdasarkan Undang-undang (Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilu) disebutkan data pemilih harus memiliki lima elemen data, yaitu NIK (nomor induk kependudukan), nama, alamat, tanggal lahir dan jenis kelamin,” kata Irman.

Perbedaan data kependudukan dengan data pemilih tersebut diperoleh dari 190 juta data penduduk DP4 yang telah diserahkan Kemendagri kepada KPU pada Februari lalu.

Rapat dengar pendapat digelar guna melakukan koordinasi dan memastikan akurasi data pemilih yang akan ditetapkan serentak secara nasional pada 13 Oktober.

Rapat dihadiri oleh pihak-pihak dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kemlu dan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg).(ant)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *