Bunda Putri: Dari Dunia Gelap ke Dunia Terang

Oleh Tgl: October 18, 2013
bunda putri
TIBA-tibaPresiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berang tatkala namanya dikaitkan dengansosok misterius bernama Bunda Putri. Ketua Umum Partai Demokrat itu membantah.“Saya bukan pejabat kecengan. Mau reshuffle ngomong dengan orang yang tidakjelas (Bunda Putri),” sanggahnya, dalam konferensi pers khusus.

Lucu jugaKepala Negara bicara dengan, mungkin harapannya, rada gaul. Yaitu “kecengan”.Ah, mungkin maksudnya kacangan. Kalau “kecengan” kan berkonotasi jual tampang.Tapi mungkin juga ini yang dimaksud.

Terlepasdari itu, rupanya SBY gerah dengan pernyataan Luthfi Hasan Ishaq, mantanPresiden Partai Keadilan Sejahtera yang kini dalam proses persidangan terkait kasusdugaan korupsi kuota impor sapi. Bunda Putri dikatakan sangat dekat dengan SBY.

Mungkin sajainformasi kedekatan itu hanya jualan Bunda Putri. Namun siapa tak percaya,kalau yang mengenalkan kepadanya, kata Luthfi di pengadilan, adalah KetuaMajelis Syuro PKS, Hilmi Aminuddin. Di organisasi partai, posisi Hilmi sangatterhormat dan menentukan. Bukan sembarang orang yang bisa “menyentuhnya”.

Jadi bisadipahami bahwa Lutfhi begitu percaya dengan Bunda Putri, yang pada sidangsebelumnya, juga disebut dekat dengan adik Wakil Presiden Boediono, Tuti Iswari.Kali itu yang mengungkap adalah Menteri Pertanian Suswono saat menjadi saksipada sidang Luthfi.

Mungkin SBYdapat inspirasi dari Boediono. Karena Wakil Presiden saat kasus ini mencuat diawal Oktober, langsung angkat bicara. Kepada wartawan dia mengakui Tuti yangoleh Mentan dituding mengenalkan pengusaha impor daging ke Dirjen Peternakan,adalah adiknya.

Setelah Boedionoberbicara di depan publik, giliran Tuti yang konferensi pers untuk mengakuibahwa dia memang kenal Bunda Putri. Dari mana? Pada 2008, dia dikenalkan olehMarzuki Usman, yang pernah menjabat sebagai Menteri Pariwisata, Pos, dan Telekomunikasi serta Menteri Kehutanan dan Perkebunan.

Bunda Putri alias Non Saputri juga pernah menjadi penasihat Petronas,perusahaan minyak dan gas milik pemerintah Malaysia. Kira-kira, jabatan persisnyaInternational Advisor Petronas untuk Natuna D-Alpha. Di ladang ini, Petronas dapatjatah menggarap blok tersebut bersama Pertamina.

Non Saputri pula yang “membimbing” Petronas menyambangi kepala-kepaladaerah. Di antaranya bertemu Bupati Sambas dan Gubernur Kalimantan Barat. Nah,ke Sambas itu pula, adik Wapres Boediono dibawa, yang dalam versi Tuti, untukkerja sosial setelah sebelumnya ke Pontianak.

Dengan segala kelincahannya itu, tentu Non Saputri tidak bisa dianggapremeh. Bahkan Ridwan Hakim, putra Hilmi Aminuddin, menyebutnya sebagai mentorbisnis, saat bersaksi pada sidang dugaan korupsi kuota sapi impor.

Bunda Putri sudah menunjukan kehebatannya. Namanya berhasil menggiringBoediono dan SBY, sepasang pemimpin negara, naik podium untuk angkat bicara.Termasuk, melewati Malam Tahun Baru 2012 bersama Andi Mallarangeng – saat masihMenteri Pemuda dan Olahraga – di rumah di kampung halaman sang bunda, yaituKuningan, Jawa Barat.

Apa yang bisa dilihat pada Bunda Putri? Hanya satu kata: “Akses”

Dia seperti punya kunci rahasia yang bisa membuka banyak pintu menujuruang pengambil keputusan. Kalau di negara maju, “pekerjaan” seperti bunda inidikenal sebagai pelobi alias lobbyist. Namun, ada pelobi terang-benderang, adapula pelobi gelap-gelapan.

Kasus yang terang-terangan misalnya saat Alibaba ingin membeli sahamYahoo di perusahaan perdagangan online (e-commerce) terbesar di Negeri TiraiBambu itu. Perusahaan yang disewa adalah DubersteinGroup Inc.

Perusahaanini disewa untuk merespons tanggapan negatif dari para politisi di Kongrestentang kemungkinan buruk jika saham Yahoo dibeli oleh Jack Ma, pemilikAlibaba. Selain itu, pelobi juga bertugas memberikan keyakinan kepadapemerintah Amerika, seandainya masih meragukan Alibaba.

Namunsebelum beroperasi, perusahaan pelobi yang ditunjuk harus menyampaikan kepadapublik tentang posisinya. Tidak boleh pura-pura. Begitulah aturan main yangdilakukan di Amerika.

Modelpelobi gelap-gelapan, bisa dilihat contohnya di Inggris. Pada 2012 misalnya, Peter Cruddasmundur dari posisi Wakil Bendahara Partai Konservatif yang berkuasa.Gara-garanya, ketahuan bahwa dia menjual akses ke Perdana Menteri.

Siapa yangingin bertemu Perdana Menteri David Cameron, bisa dijembatani Cruddas asalmenyumbang 250.000 pounds atau sekitar Rp 4,5 miliar setahun untuk partai.Dengan dana sebesar itu, “klien” potensial bisa makan malam bersama PerdanaMenteri. Kesempatan seperti ini digunakan untuk mempengaruhi kebijakan. Caraculas seperti ini pun terungkap oleh media.

Nah,melihat fenomena Bunda Putri, bisa jadi dia termasuk pelobi yang gelap-gelapan.Karena itu, ketika diangkut ke dunia terang, banyak yang gerah.

HerryGunawan, Pendiri Plasadana.com





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *