Ada Pungli di Sungai Suci?

Oleh Tgl: October 19, 2013
pungli

PONDOK KELAPA – Pedangang yang berjualan di lokasi wisata Pantai Sungai Suci (SS) Pondok Kelapa merasa dirugikan dengan ulah oknum Satpol PP Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), yang melakukan pungutan liar (pungli).

Berdasarkan informasi yang terhimpun, dugaan pungli yang dilakukan oknum pejabat  Satpol PP Benteng itu, dilakukan setiap bulannya. Dimana para pedangang menyetor antara Rp 150 ribu-Rp 200 ribu.

“Banyak pedagang yang sudah mengeluhkan tentang permintaan uang oleh oknum Satpol PP tersebut,  yang rutin setiap bulannya,” ujar salah satu pedagang yang tidak ingin disebutkan namanya.

Diungkapkannya, oknum Satpol PP itu berdalih jika uang setoran tersebut, digunakan untuk memperbaiki mobil operasional Satpol PP yang sering rusak.

“Kalau dalihnya seperti itu, tetapi kalau setiap bulan dimintai seperti ini, tentu kami merasa keberatan,” ungkapnya.

Ditambahkannya, kebanyakan pedagang yang merasa dirugikan tersebut takut untuk melaporkan tindakan dari oknum Satpol PP tersebut. Karena mereka khawatir akan dilarang berjualan lagi di kawasan objek wisata Pantai Sungai Suci tersebut.

“Mau kami laporkan, takut nanti tidak dapat berjualan lagi disini (Pantai Sungai Suci),” tambahnya.

Terkait dengan informasi yang beredar tersebut. Kasat Pol PP Benteng, Damsik Bsc mengatakan, jika dirinya sama sekali belum mendapatkan laporan tentang informasi oknum Satpol PP Benteng yang melakukan pungli terhadap pedagang di pantai Sungai Suci tersebut.

“Saya belum ada mendapat kabar dan laporan mengenai pungli itu,” ujar Damsik.

Damsik juga mengatakan, dirinya akan melakukan pengembangan terhadap infomasi yang mengatakan ada oknum Satpol PP yang melakukan pungli terhadap pedagang di Pantai Sungai Suci itu.

“Kami akan menelusuri kebenaran dari informasi itu dan jika nantinya terbukti, maka oknum Satpol PP yang bersangkutan akan dilaporkan ke Bupati serta diberi sanksi sesuai aturan yang berlaku,” ujar Damsik. (Zal)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *