Warga 4 Desa Ancam Tutup Paksa Galian Tanah

Oleh Tgl: September 28, 2013
galian-tanah-merah1

PONDOK KELAPA – Warga Desa Abu Sakim, Desa Pondok Kelapa, Desa Sunda Kelapa dan Desa Pasar Pedati Kecamatan Pondok Kelapa, mengancam akan menuntup paksa galian tanah di Desa Pondok. Hal ini dikarenakan galian tanah tersebut yang diangkut truk berceceran ke jalan raya. Mengakibatkan jalan raya itu licin ketika hujan dan  berdebu ketika panas serta  menjadi pemicu terjadinya lakalantas.

Dengan keluhan warga desanya ini, sehingga Kades dari Desa Abu Sakim Hirmanto, Kades Pondok Kelapa Mardiana, Kades Sunda Kelapa, Karyo, Kades Pasar Pedati, Rohaya mendatangi lokasi galian tanah tersebut. Kedatangan empat kades ini untuk menegur secara langsung aktivitas galian tanah itu.

“Kami minta, supaya kedepannya mereka melakukan pembersihan jalan lintas dari tanah yang berceceran dari truk pengangkut tanah. Karena aktivitas galian tanah itu sudah mengganggu aktivitas warga dari empat desa ini,” ujar Kades Abu Sakim, Hirmanto.

Diungkapkannya, ketika galian tanah menumpuk, jalan menuju Desa Abu Sakim, tertutup.

“Maunya kami, kedepannya aktivitas galian tanah ini tidak lagi menggangu aktivitas warga,” ungkapnya.

Ditambahkan Kades Pondok Kelapa, Mardiana, warga hanya meminta tanah yang berceceran di jalan raya dibersihkan, agar jalan tidak berdebu dan licin. Karena akibat tanah yang tercecer di jalan ini sudah banyak menimbul lakalantas dan laka tunggal.

“Jika tuntutan warga tidak dindahkan, kami akan melakukan penutupan paksa galian tanah tersebut,” ujar  Kades Pondok Kelapa, Mardiana.





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *