Terakreditasi, Gubernur Tandatangani MOU Pembinaan Laboratorium Uji Kualitas Lingkungan

Oleh Tgl: September 30, 2013
mou junaidi (2)

BENGKULU – Usai mendapatkan predikat terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu menandatangani MOU pembinaan laboratorium uji kualitas lingkungan. Dilanjutkan dengan pelaksanaan bimbingan teknis (Bimtek) pengujian kualitas air parameter lingkungan tingkat pra dasar. Dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia (SDM) laboratorium kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Bengkulu H. Iskandar Zo mengatakan, predikat akreditasi untuk Bengkulu diraih bersama 4 daerah provinsi lainnya. Yakni Aceh, Nusa Tenggara Timur, Pontianak dan Kabupaten Ulu Sungai Tengah.

Iskandar melanjutkan, dampak lingkungan hidup sudah sangat cukup memprihatinkan. Untuk itu, kepercayaan yang diberikan oleh pusat terkait akreditasi ini tidak akan disia-siakan. Usai berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Dalam Negeri, laboratorium uji kualitas lingkungan siap untuk mewajibkan seluruh kegiatan usaha guna melakukan uji kelayakan.

Yang menurutnya, berpotensi menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD) lantaran seluruh kegiatan usaha yang wajib uji di laboratorium, tidak hanya perusahaan yang ada di Provinsi Bengkulu. Melainkan berpotensi menciptakan daya saing lebih tinggi karena mendatangkan perusahaan yang ada di Provinsi Sumatera Selatan.

Lebih lanjut hal ini telah disesuaikan dengan Peraturan Menteri (Permen) Nomor 6 Tahun 2009 Pasal 10, Menteri Lingkungan Hidup melakukan pembinaan laboratorium secara nasional, sedangkan Gubernur melakukan pembinaan laboratorium yang berada di wilayahnya terkait dengan pemenuhan persyaratan laboratorium lingkungan.

Kemudian, Permen Lingkungan Hidup Nomor 6 Tahun 2009 Pasal 4, untuk memperoleh pengakuan sebagai Laboratorium  Lingkungan, laboratorium wajib memiliki sertifikat akreditasi sabagai laboratorium pengujian dengan lingkup parameter kualitas lingkungan yang diterbitkan oleh lembaga akreditasi yang berwenang dan identitas registrasi yang diterbitkan oleh Menteri.

Sementara itu, penandatanganan MOU Pembinaan Laboratorium Uji Kualitas Lingkungan langsung dilakukan oleh Gubernur Bengkulu H. Junaidi Hamsyah, S.Ag, M.Pd, Kepala BLH Provinsi Bengkulu H. Iskandar Zo dan perwakilan BLH pusat.

Oleh Gubernur, momentum ini merupakan langkah maju supaya geliat investasi di Provinsi Bengkulu semakin berkembang dan meningkat. (cw2)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *