Target Tak Tercapai, Kadis Diminta Mundur

Oleh Tgl: September 25, 2013
Letter of resignation

Yang dibutuhkan Kabupaten Benteng saat ini, adalah orang yang benar mau bekerja, seperti dalam mengejar target PAD

Nasir Jahiyah

KARANG TINGGI – Tahun 2013 hanya tinggal 3 bulan lagi. Namun, masih banyak SKPD  dalam lingkungan Pemkab Bengkulu Tengah (Benteng) yang belum mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang dibebankan kepada masing-masing SKPD tersebut. Sampai saat ini, realisasi PAD yang baru mencapai 66 persen.

Hal ini tentunya menjadi sorotan DPRD Benteng selaku lembaga pengawasan. Anggota DPRD Benteng, Nasir Jahiyah, dalam pandangannya mengatakan, bagi SKPD yang tidak sanggup atau mampu memenuhi PAD yang dibebankan, akan sepantasnya Kepala SKPD tersebut diganti saja.

“Kalau tidak mampu bekerja dengan baik dan memenuhi target yang telah dibebankan, tentunya harus menjadi catatan atas jabatan yang telah diamanah itu,” ujar Nasir Jahiyah.

Nasir mengatakan, belajar dari pengalaman tahun – tahun sebelumnya, PAD yang dibebankan kepada eksekutif selalu tidak mampu direalisasikan 100%.

“Padahal jumlah nilai PAD yang dibebankan terbilang cukup kecil dibandingkan dengan potensi yang dimiliki. Dimana pada tahun ini, PAD hanya dibebankan sebesar Rp 7 miliar,” ungkapnya.

Dari data yang ada, baru Dinas Dukcapil yang telah mampu memenuhi target PAD, bahkan diketahui saat ini sudah mampu melampaui hingga 200%. Sementara masih ada SKPD lainnya, yang belum mampu menarik PAD sesuai target.

“Yang dibutuhkan Kabupaten Benteng saat ini, adalah orang yang benar mau bekerja, seperti dalam mengejar target PAD,” ujarnya.

Tentunya hal ini lanjut Nasir, harus menjadi bahan evaluasi bagi Bupati Benteng, yang dapat menilai sendiri kinerja bawahannya.

“Karena dapat merealisasikan target PAD merupakan salah satu bentuk penilaian, terhadap Kepala SKPD,” jelas Nasir.

Untuk itulah, diminta kepada Bupati agar dapat segera mengevaluasi kinerja setiap Kepala SKPD yang ada, bahkan bila perlu segera melakukan pergantian terhadap kepala SKPD yang dinilai lalai dalam mengejar target PAD.

“Karena PAD sendiri merupakan bahan untuk selanjutnya menentukan arah pembangunan Benteng, melalui dana yang ada. dan salah satunya didapat dari sumber PAD,” pungkasnya.(btg)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *