Supirman : Berkas Caleg Honorer Tak Bermasalah

Oleh Tgl: September 5, 2013
PNS

Dari 14 caleg yang merupakan tenaga honorer itu, secara administrasi tak ada permasalahan lagi. Karena mereka yang gajinya dari APBN/AP BD sudah mengundurkan diri

Supirman, S.Ag, MH

BENGKULU TENGAH – Hasil penelusuran dan verifikasi faktual yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bengkulu Tengah (Benteng) terhadap 14 caleg dari 8 parpol, yang dilaporkan masyarakat karena berstatus tenaga honorer, tidak terbukti atau tak ada permasalahan dalam administrasnya.

“Dari 14 caleg yang merupakan tenaga honorer itu, secara administrasi tak ada permasalahan lagi. Karena mereka yang gajinya dari APBN/AP BD sudah mengundurkan diri,” ujar Komisioner KPU Benteng, Divisi Teknis Supirman, S.Ag, MH, kepada jurnalis Bengkulu Online Kamis (5/9).

Ditambahkannya, bagi mereka yang honornya berasal dari APBN/APBD sudah menyertakan surat penguduran diri dari insntasinya masing-masing untuk kelengkapan berkas administrasinya.

“Kecuali bagi mereka yang pengangkatannya melalui SK Kepala Sekolah dan gaji melalui dana komite atau  yayasan,” ungkapnya.

Lebihlanjut dikatakannya, tenaga honorer yang dipermasalahkan masyarakat itu, hanya kesalahan pemahaman atas status tenaga honorer saja.

Dicontohkannya, seperti Hayadi, SE, caleg dari PKPI, merupakan Guru SMP 3 satu Atap Taba Penanjung, SK pengakatannya mengunakan SK Kepsek yang di biayai dengan dana komite atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (APBS) dan dana Bos, Sama halnya dengan Mendi Haryadi, Honorer Guru SD 05 Meringi Kelindang yang merupakan caleg dari Partai Hanura. Meskipun SK atas nama Dinas Pendidikan, namun, statusnya sebagai Guru Tidak Tetap (GTT) dengan honor mengunakan dana APBS.

“Kalai caleg-caleg tenaga honorer yang di SK nya dikeluarkan Kepala Dinas terkait, yang sumber honornya APBD/APBN, semuanya sudah melampirkan surat Pengunduran dirinya dalam berkas pendaftaranya,” tutupnya. (cw7)

 





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *