Sungai Rindu Hati, Jalur Illegal Logging

Oleh Tgl: September 10, 2013
Ilegal Logging

Pembalak liar yang beraksi di hutan lindung Rindu Hati itu, memanfaatkan aliran sungai itu untuk mengeluarkan kayu dari Desa Rindu Hati

BENTENG – Aliran Sungai Rindu Hati Kecamatan Taba Penanjung, menjadi salah satu  jalur alternatif yang digunakan pembalak liar,  untuk mengeluarkan atau membawa kayu hasil illegal logging yang berasal dari hutan lindung  yang berada di Desa Rindu Hati.

“Pembalak liar yang beraksi di hutan lindung Rindu Hati itu, memanfaatkan aliran sungai itu untuk mengeluarkan kayu dari Desa Rindu Hati,” ujar salah satu warga desa setempat.

Diungkapkannya, kayu-kayu dari hutan lindung itu, merupakan kayu berkelas, yang dihanyutkan dari Sungai Rindu Hati itu menuju lokasi yang berada di belakang Kelurahan Taba Penanjung.

“Dilokasi yang cukup jauh dari pemukiman penduduk itu, kayu-kayu itu kemudian diangkut dengan kendaraan menuju tempat pemesan kayu tersebut,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, aksi pembalakan liar itu selama ini selalu lolos dari operasi yang dilakukan aparat terkait.

“Nampaknya pelaku sudah mengetahui kalau ada petugas yang akan melaksanakan razia, sehingga mereka tidak melakukan aksinya dan lolos dari razia tersebut,” pungkasnya.(btg)

 





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *