Sultan Himbau SKPD Gunakan Aset Daerah, Bukan “Hura-Hura” Di Hotel

Oleh Tgl: September 24, 2013
sultan_bapelkes_bengkuluonline

Disini jauh lebih hemat dan uang yang dikeluarkan juga akan kembali ke kas daerah, jadi jauh lebih bermanfaat daripada menggunakan hotel

Sultan Bachtiar Najamudin

BENGKULU – Ketika mengetahui Bapelkes Provinsi Bengkulu jarang dimanfaatkan, sehingga PAD yang didapatkan kurang maksimal, Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu Sultan Bachtiar Najamudin terlihat sangat kecewa. Apalagi diketahui selama ini instansi pemerintahan provinsi, tak terkecuali Dinas Kesehatan (Dinkes) lebih memilih untuk menyewa hotel. Saat mengadakan kegiatan, seperti seminar, training ataupun pelatihan yang justru mengeluarkan biaya jauh lebih besar dibandingkan dengan menggunakan Bapelkes.

Padahal Bapelkes juga memiliki fasilitas lengkap yang cukup memadai. Bahkan harga yang ditawarkan pun sangat jauh lebih murah. Perorang hanya cukup dikenakan biaya sebesar Rp 75 ribu. Untuk itu, Sultan tak sungkan menyatakan kebingungannya terhadap pola pikir yang digunakan jajaran instansi pemprov tersebut.

“Disini jauh lebih hemat dan uang yang dikeluarkan juga akan kembali ke kas daerah, jadi jauh lebih bermanfaat daripada menggunakan hotel,” kata Sultan kepada awak media massa Selasa (24/9).

Sultan menambahkan, Bapelkes kepunyaannya pemprov, tapi aset yang dimiliki belum digunakan secara maksimal. Contoh Dinkes yang 70 persen kegiatannya lebih banyak di luar. Tapi justru lebih senang menggunakan hotel daripada Bapelkes.

“Kan sayang PAD nya, yang harusnya bisa menghasilkan PAD hingga Rp 2 M, tapi cuma ratusan juta yang didapat,” papar Sultan.
Untuk itu, Sultan mengimbau kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang berada di naungan pemprov untuk memanfaatkan Bapelkes serta fasilitas daerah lainnya.

“Saya akan segera membuat surat edaran agar dinas dan instansi daerah memanfaatkan aset yang telah kita miliki, toh banyak kuntungannya, seperti PAD yang juga akan kembali ke kas daerah,” pungkasnya. (cw2)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *