PPK Sinkronisasi Data PPS

Oleh Tgl: September 10, 2013
Logo-KPU

Sebelum kami menyerahkan DPSHP akhir kepada KPU Benteng untuk ditetapkan menjadi DPT, kami melakukan sinkoronisasi DPSHP yang telah diserahkan PPS kepada kami

Mulyati

BENTENG – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), mulai 5 September kemarin, masih melaksanakan sinkronisasi data pemilihsementara hasil perbaikan (DPSHP) akhir  untuk Pemilu Legeslatif 2014, dari masing-masing PPS yang tersebar di 10 kecamatan.

“Sebelum kami menyerahkan DPSHP akhir kepada KPU Benteng untuk ditetapkan menjadi DPT, kami melakukan sinkoronisasi DPSHP yang telah diserahkan PPS kepada kami,” ujar Ketua PPK Taba Penajung Mulyati.

Mulyati juga mengatakan, hasil sinkronisasi itu DPSHP akhir itu, ditemukan 70 pemilih ganda.  Dimana DPSHP di tingkat PPS se Kecamatan Taba Penanjung berjumlah 8.241 pemilih, setelah kembali dilakukan pengecekan ulang, masih ada pemilih ganda, yang kemudian langsung dicoret dan dalam DPSHP akhir berjumlah 8.171 pemilih.

“Pemilih ganda itu rata-rata terdapat dalam satu TPS. Ini dikarenakan dampak dari pemekaran desa, dimana ada warga yang masih terdata di desa induk dan desa pemekaran . Namun itu sudah kita crosscek ulang serta 70 pemilih ganda itu sudah kita lakukan pencoretannya,” jelas Mulyati.

Ditambahkannya, hasil pengecekan DPSHP akhir dengan jumlah pemilih sebanyak 8.171  itu juga telah diserahkan ke KPU Benteng, untuk di plenokan dalam penetapan DPT pada Pemilu DPR, DPD dan DPRD 2014 nanti.

Sementara itu, Komisioner KPU Benteng Divisi  Teknis, Supirman, SAg, MH mengatakan, setelah PPS meyerahkan DPSHP kepada masing-masing PPK Kamis (5/9). Selama 5 hari, PPK melakukan koreksi dan tanggal 12 september seluruh berkas sudah diserahkan PPK ke KPU Benteng,

“Selanjutnya, kami akan melaksanakan pleno penetapan DPSHP akhir yang telah disinkronisasikan oleh PPK menjadi DPT, yang direncanakan 12 atau 13 September di Hotel Dianti Pondok Kelapa,”  ujar Supirman.

Supirman juga mengatakan, berkurangnya jumlah mata pilih dari setiap kecamatan itu, merupakan hasil verifikasi faktual yang di lakukan oleh PPS terhadap alamat pemilih yang terdata dalam DPS.

“Ini dikarenakan ditemukan mata pilih ganda, meninggal dunia dan pindah domisili. Saat ini kami masih menunggu hasil akhir perbaikan dari beberapa kecamatan lainnya, untuk kemudian ditetapkan menjadi DPT,” ungkapnya.(btg)

 





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *