Panwaslu Bantah PKPU 15 Kurang Sosialisasi

Oleh Tgl: September 30, 2013
panwaslu111

BENGKULU – Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Bengkulu Sugiharto membantah banyaknya pelanggaran terhadap Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 15 Tahun 2013 perubahan atas PKPU Nomor 1 Tahun 2013 tentang alat peraga seperti pemasangan baliho, spanduk ataupun atribut lainnya yang berbau sosialisasi calon anggota legislatif (Caleg), dikarenakan kurangnya sosialisasi yang dilakukan oleh lembaga penyelenggara pemilu.

Menurutnya, pelanggaran ini di lakukan bukan lantaran kurangnya sosialisasi melainkan partai politik (Parpol) itu sendiri yang telah menyalahi aturan. Untuk itu ia menegaskan, setiap adanya temuan-temuan pelanggaran yang dilakukan parpol segera disampaikan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bengkulu, untuk segera ditindaklanjuti. Kemudian tinggal menunggu keputusan terkait pelanggaran tersebut.

Sugiharto melanjutkan, partai boleh memasang hanya satu atribut dalam bentuk baliho dalam satu kelurahan di sekretariat partai. Materi baliho yang ada di dalamnya hanya boleh terdapat gambar partai, nomor pantai, visi dan misi, jargon dan foto anggota partai yang tidak mencalonkan diri sebagai caleg. Di luar ketentuan itu, maka bisa dikatakan sudah menyalahi aturan KPU, kecuali calon anggota DPD RI di perbolehkan memasang atribut baliho dengan satu kelurahan satu baliho.

Selanjutnya, mengenai pemasangan baliho di pekarangan rumah, Sugiharto menegaskan hanya diperbolehkan di dalam pekarangan rumah pribadi. “Tidak diperbolehkan di luar pekarangan rumah temasuk di pagar rumah,” tegas Ketua Panwaslu Kota Bengkulu. (cw10)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *