Kepemilikan Lahan Kecil, Petani Bengkulu Sulit Sejahtera

Oleh Tgl: September 3, 2013
edi

Kepemilikan lahan petani kita di Bengkulu ini rata-rata dibawah satu hektar sehingga sulit untuk sejahtera

Edi Nelvian

BENGKULU -Kepala Dinas Pertanian Bengkulu Edi Nelvian mengungkapkan kepemilikan lahan petani di Bengkulu yang semakin sempit membuat petani sulit untuk meningkatkan kesejahteraannya.

“Kepemilikan lahan petani kita di Bengkulu ini rata-rata dibawah satu hektar sehingga sulit untuk sejahtera,” Ungkapnya, Selasa (3/9).

Edi yang ditemui usai mengahadiri acara seremonial pembagian auning di Pantai Panjang juga menjelaskan bahwa  penyempitan lahan sudah menjadi masalah nasional termasuk didaerah Bengkulu sendiri apalagi diikuti pertumbuhan penduduk yang semakin pesat.

“Karena memang permasalahan pembangunan pertanian ini Penyempitan Lahan  karena lahankan adanya itu-itulah. Kita punya TNKS tetapi tidak bisa dibuka sebagai lahan pertanian,” Paparnya.

Ditanyai lebih lanjut oleh jurnalis bengkuluonline.com mengenai data dari Badan Badan Pusat Statistik Provinsi Bengkulu yang mengungkapkan jumlah petani berkurang sebanyak 3.467 rumah tangga akibat kehilangan lahan. Edi menjelasakan hal tersebut karena banyaknya masyarakat yang memecah lahannya biasanya dipecah sewaktu pembagian pewarisan.

“Jadi kalau memang lahannya sudah menyempit, sudah mesti beralih ke usaha lain. Tidak bisa tidak.. karena lahan biasanya itu sudah dipecah-pecah bagi sama anaknya kemudian bagi sama cucunya, dan bagi sama keluarganya,” jelasnya.

Kalau sudah begitu, jelas Edi, “Mau komoditi apapun ditanam dia selalu akan pas-pasan dan hanya cukup untuk makan,” demikian Edi.(Cy*)

 

 

 





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *