Jembatan Gantung Pondok Kelapa Nyaris Putus

Oleh Tgl: September 9, 2013
jembatan

Sebagian masyarakat kami mengadalkan ekonomi dari hasil perkebunan setiap hari harus berapa kali angkut lewat jembatan ini ,kalau kondisi jembatannya seperti ini terus dan tidak dilakukan perbaikan kapan jembatan ini putus tinggal menunggu waktu saja

Buyung

BENTENG- Lagi kondisi Infrastruktur yang memprihatinkan terlihat di Kecamatan Pondok Kelapa Bengkulu Tengah Yang menghubungkan Desa talang Boseng-pagar dewa dan sekitarnya.

Pasalnya Jembatan gantung yang menjadi akses penghubung masyarakat dalam melakukan aktifitas sehari-hari ini telah nampak rusak parah. kondisi jembatan gantung yang telah usang ini di akui masyarakat sangatlah menggangu karena sebagian besar masyarakat Pondok kelapa khususnya yang mengakses jembatan gantung dalam kesehariannya hanya mengandalkan ekonomi dari hasil perkebunan. Seperti yang di ungkapkan Buyung  (45th) warga Desa Pagar Dewa saat diwawancarai jurnalis Bengkuluonline Senin (9/9).

“ Sebagian masyarakat kami mengadalkan ekonomi dari hasil perkebunan setiap hari harus berapa kali angkut lewat jembatan ini ,kalau kondisi jembatannya seperti ini terus dan tidak dilakukan perbaikan kapan jembatan ini putus tinggal menunggu waktu saja.” Ungkapnya.

Selanjutnya Buyung menambahkan dengan kondisi jembatan yang seperti ini dalam mengangkut hasil kebun mereka sangat susah belum lagi para Tengkulak yang bisa memasang harga di bawah standar dengan alasan akses jalan yang susah” dengan kondisi jembatan seperti ini kami yang menjual hasil kebun ke tengkulak sering susah mereka sering memainkan harga dengan alasan kondisi akses jalan yang susah.” Jelasnya.

Kemudian Buyung meminta agar pemerintah kabupaten Benteng dapat segera membangun jembatan permanen Yang menghubungkan Desa Talangboseng- Pagar Dewa dan sekitarnya ini, agar akses masyarakat yang melewati jalan Lintas Pondok kelapa ini dapat lancar tanpa ada hambatan .Tutupnya. (cw8)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *