Infrastruktur Benteng, Mendapatkan “Lampu Kuning”

Oleh Tgl: September 5, 2013
jalan

Seperti belum terbangunan jalan di setiap perdesaa yang menjadi akses bagi masyarakat, kurangnya kesedian sumber air bersih dan kurangnya pasokan listrik di setiap perdesaan

Kanz Candra

BENGKULU TENGAH – Hasil evalusasi dari Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT) dan Bappenas RI  terhadap Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng). Dalam proses pembangunan infrasruktur, Kabupaten Benteng masih sangat tertinggal, yang di istilahkan “lampu kuning” oleh Tim Kementerian PDT.

“Dari evaluasi yang telah kita lakukan. Saat ini yang menjadi kendala dalam proses pertumbuhan ekonomi di Benteng, yaitu lemahnya kesedian infrastruktur dasar. Seperti belum terbangunan jalan di setiap perdesaa yang menjadi akses bagi masyarakat, kurangnya kesedian sumber air bersih dan kurangnya pasokan listrik di setiap perdesaan,”  jelas perwakilan Kemen-PDT Kanz Candra dalam jumpa pers usai acara Bimbingan Teknis Pemamfaatan Potensi Masyarakat Untuk Mengejar Ketertinggalan, di Puncak Tahura  Hotel, Kecamatan Pondok Kubang, Rabu (4/9).

Kanz Candra menambahkan, memang saat ini Kabupaten Benteng baru berumur 5 tahun. Namanya baru berumur 5 tahun seperti balita yang rawan terhadap penyakit.

“Maka Benteng harus berkerja keras dan berhati-hati (lampu kuning), karena kalau tidak seperti itu, Benteng tidak akan mampu berjalan secara normal,” ujarnya.

Menurut Kanz Candra, indikator daerah tertinggal dapat dilihat dari rendahnya kebijakan fiskal, minimnya infrastruktur, rendahnya sumber daya manusia (SDM),

“Ini menjadi tugas Bupati dan Wakil Bupati Benteng yang harus berkerja keras dalam mengejar ketertinggaln Benteng, terutama yang harus di perjuangkan adalah infrastruktur jalan di pendesaan. Karena 83% PAD Benteng berasaldari dari hasil pertanian,” ungkapnya.

Sementera itu Wakil Bupati Benteng M. Sabri, SSos. MM, menangapi hasil evalusi tersebut mengatakan, pihaknya tidak menampik akan hasil evaluasi itu.

“Benar apa yang menjadi hasil evaluasi dari KPDT dan Bappenas tersebut. Namun, kita selalu berusaha dan berkerja keras, walaupun dalam kondisi masih seumur jagung, Benteng tetap optimis akan dapat maju atau bahkan lebih dari daerah lainnya,” ujar Sabri. (cw7)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *