IMIKI Pertanyakan kasus RSMY

Oleh Tgl: September 5, 2013
Rumah-sakit-umum-daerah-Dr-M-Yunus

Masalah penetepan tersangka itu kembali kepada harus terpenuhnya seluruh alat bukti

SM Mahendra Jaya

BENGKULU –  Belasan Mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi  (IMIKI) se-Indonesia melakukan aksi demo di depan gedung Reskrim Polda Bengkulu, Kamis (05/09). Belasan Mahasiswa ini menuntut dan mempertanyakan keterlibatan Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah, Sag, MPd dalam kasus Rumah Sakit M Yunus (RSMY) Bengkulu dan meminta Polda Bengkulu menetapkan Gubernur sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi RSMY .

Aksi demo Mahasiswa tidak berlangsung lama. Ini setelah tiga perwakilan dari Mahasiswa di terima oleh Dir Reskrim Polda Bengkulu, Komisaris Besar Polisi SM Mahendra Jaya yang mewakili Kapolda Bengkulu. Brigjend Polisi Aj Benny Mokalu.

Mediasi sempat berlangsung tegang, di karenakan tiga perwakilan mahasiswa menuntut bertemu langsung dengan Kapolda Bengkulu. Namun ketegangan tidak berlangsung lama, di karenakan aspirasi yang di sampaikan mahasiswa dapat di terima oleh Polda Bengkulu.

Polda Bengkulu sendiri melalui  Kombes Pol SM Mahendra Jaya mengatakan penetapan tersangka bukanlah perkara yang mudah karena harus memenuhi unsur dan memiliki bukti fakta-fakta Hukum

“Masalah penetepan tersangka itu kembali kepada harus terpenuhnya seluruh alat bukti,” .jelas Mahendra.

Seusai melakukan aksi di Polda Bengkulu, Mahasiswa kemudian mendatangi Kejati Bengkulu untuk mempertanyakan sejauh mana kejelasan kasus RSMY

Sebelumnya mahasiswa mengatakan terdapat kejanggalan dalam kasus RSMY. Dimana ketiga orang yang sudah di tetapkan sebagai tersangka ,merupakan korban dari SK yang sudah di keluarkan Gubernur, namun Gubernur sendiri tidak tersentuh dalam kasus ini

“ Dalam kasus ini terdapat kejanggalan  jadi kita minta kejelasan,” tegas Heru Saputra  selaku koordinator aksi.

Pihak Kejati sendiri berjanji, kalau pengumuman berkas kasus RSMY akan di umumkan Rabu (13/9) mendatang, karena saat ini berkas tersebut sedang di teliti lebih lanjut.(cw8)

 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:



Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *