Dewan Ingatkan Kepsek, Jika Tak Ingin Masuk Penjara

Oleh Tgl: September 9, 2013
sekolah

Kami ingatkan, bagi Kepsek penerima dana itu,harus ekstra hati-hati. Karena jika kepsek salah kebijakan dalam penggunaan DAK, maka tak menutup kemungkinan terancam masuk penjara

Ihsan Fajri

BENTENG – Ketua Komisi I DPRD Bengkulu Tengah (Benteng) Ihsan Fajri. mengingatkan para Kepala Sekolah penerima Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2013 ini, untuk dapat secara maksimal dan hati-hati dalam penggunaan DAK tersebut.

“2013 ini, ada 49 SD, SMP dan SMA yang mendapatkan DAK. Kami ingatkan, bagi Kepsek penerima dana itu,harus ekstra hati-hati. Karena jika kepsek salah kebijakan dalam penggunaan DAK, maka tak menutup kemungkinan terancam masuk penjara,” ujar Ihsan Fajri mengingatkan.

Sebelum sosialisasi DAK kepada seluruh kepsek dilakukan, sudah banyak kabar tak sedap beredar di kalangan masyarakat. Baik pengadaan secara tender maupun swakelola. Selain itu diukur dari pelaksanaan kegiatan fisik, belum ada sekolah yang mulai melaksanakan pembangunan. Sedangkan masa efektif kerja di tahun 2013 ini hanya tersisa 4 bulan ke depan. Bukan itu saja, hingga saat ini anggaran juga belum cair.

“Mengingat proyek DAK prosesnya lambat, maka kepsek harus ekstra hati-hati. Untuk selamat dari hukum, Kepsek jangan bodoh dan hanya menerima saja segala pelanggaran yang terjadi dalam proyek DAK. Kepsek harus mengerti segala aturan yang berlaku jika tidak ingin berurusan dengan hukum,” ungkapnya.

Ihsan kembali mengingatkan, kecilnya kesiapan sekolah penerima DAK, bisa menjadi kendala untuk menyelesaikan proyek fisik khususnya swakelola. Pengalaman tahun-tahun sebelumnya, rata-rata sekolah penerima DAK kerepotan untuk menyelesaikan pembangunannya.

“Kami hanya menginginkan dan mengharapkan pelaksanaan pembangunan DAK di Benteng ini berjalan sesuai juklak dan juknisnya serta tidak ada masalah yang berkaitan dengan hokum,” harapnya.(Rz)

 





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *