Denda Buat Akte, PAD Dukcapil Over Target

Oleh Tgl: September 25, 2013
akte-kelahiran

Kita menargetkan 2013 ini PAD over target hingga 300 persen. Kita yakin target ini tercapai, karena memang masih banyak masyarakat Benteng yang membuat akte kelahiran anaknya diatas usia 2 bulan

Drs. Ahmadi Hamzah

TALANG EMPAT – Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Dinas Dukcapil Bengkulu Tengah (Benteng) tahun 2013 ini sudah mencapai target, bahkan over target menjadi 200 persen. Ini dampak dari kebijakan Dinas Dukcapil yang memberlakukan denda bagi masyarakat yang membuat akte kelahiran diatas usia 2 bulan.

“Kebijakan denda untuk orang tua membuat akte kelahiran diatas usia 2 bulan ini berlaku sejak awal 2013 lalu,” ujar Kadis Dukcapil Benteng Drs. Ahmadi Hamzah.

Dalam pembuatan akte kelahiran ini, jelas Ahmadi, bagi orang tua yang membuat akte kelahiran dari usia 1-60 hari, hanya dikenakan biaya administrasi Rp 20 ribu. Kegunaannya untuk membeli map serta materai. Sedangkan bagi orang tua yang membuat akte kelahiran anaknya diatas usia 60 hari dikenakan denda Rp 40 ribu dan tetap dikenakan biaya adminstrasi Rp 20 ribu.

“Denda yang dibebankan kepada masyarakat itu disetorkan seluruh ke kas daerah sebagai PAD,” ungkapnya.

Ditambahkannya, saat ini Dukcapil sedang melakukan pembuatan 1500 akte kelahiran, dengan didominasi pembuatan akte kelahiran anak diatas usia 2 bulan.

“Kita menargetkan 2013 ini PAD over target hingga 300 persen. Kita yakin target ini tercapai, karena memang masih banyak masyarakat Benteng yang membuat akte kelahiran anaknya diatas usia 2 bulan,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, memang tingkat kesadaran masyarakat untuk langsung membuat akte kelahiran anak setelah lahir masih kurang.

“Denda ini di berlakukan pada dasarnya bukan untuk meningkatkan PAD,tetapi untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar membuat akte anak setelah lahir,” ujar Ahmadi.(btg)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *