Dana Pusat Turun, Jalan Depan Kantor Bupati Dilebarkan

Oleh Tgl: September 3, 2013
jalan

Karena saat ini sudah semakin banyak kendaraan, apalagi kendaraan yang keluar masuk Kantor Bupati. Sehingga memang diperlukan pelebaran jalan itu, untuk kelancaran arus lalu lintas

Muhammad Sabri, SSos. MM

BENGKULU TENGAH – Padatnya kendaraan yang melintas di sepanjang ruas jalan lintas Bengkulu-Curup, tepatnya di depan Kantor Bupati Bengkulu Tengah (Benteng), baik itu kendaraan umum maupun kendaran PNS Setdakab Benteng. Sehingga Pemkab Benteng perlu melakukan pelebaran jalan disepanjang Kantor Bupati, dengan panjang sekitar 1 KM.

“Karena saat ini sudah semakin banyak kendaraan, apalagi kendaraan yang keluar masuk Kantor Bupati. Sehingga memang diperlukan pelebaran jalan itu, untuk kelancaran arus lalu lintas,” ujar Wabup Benteng Muhammad Sabri, SSos. MM kepada Jurnalis di ruangan kerjanya Selasa (3/9).

Untuk saat ini, lebar badan jalan tersebut 4 M dangan bahu jalan 1 M.  Nantinya akan dilakukan pelebaran jalan itu menjadi 7 M dengan bahu jalan 2 dan pembatas jalan 1 M.

“Sepanjang 1 KM jalan itu nantinya akan dibuat 2 jalur. Pelaksanaannya akan direalisasikan, jika dana dari Pemerintah Pusat sudah tutun,” ungkap Wabup.

Wabup juga mengatakan, saat ini Pemkab Benteng sudah melakulan persiapan, baik itu secara administrasi maupun secara fisiknya.

“Kita diminta oleh Pemerintah Pusat untuk melakukan pembebasan lahannya dan itu sudah dilakukan. Komunikai dengan masyarakat yang lahannya terkena pembangunan itu sudah kita bangun dan mereka semua sudah setuju dengan ganti rugi yang akan dilakukan,” jelasnya.

Selain itu, Badan Pertanahan (BPN) Benteng juga sudah melakukan pengukuran tanah milik masyarakat yang lahannya masuk dalam pelebaran jalan tersebut.

Salah satu warga Desa Ujung Karang Kecamatan Karang Tinggi, Yasnan (45), yang tanahnya masuk dalam pelebaran jalan itu mengaku, kalau mereka sudah didatangi pihak Pemkab Benteng untuk pelaksanaan pembebasan lahan itu.

“Kami pemilik tanah yang terkena dalam pelebaran jalan itu, semuanya sudah sepakat lahan dan rumah kami untuk digusur, asalkan ganti ruginya sesuai dengan hasil musyawarah nantinya,” ujar Yasman.(cw7)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *