Caleg PDIP, Masih Jabat Kaur Pemerintahan

Oleh Tgl: September 12, 2013
Logo-KPU

BENTENG – Kanedi caleg dari PDIP dapil 2 No Urut 7 yang masuk dalam Daftar Calon Tetap (DCT), saat ini masih menjabat Kaur Pemerintahan di Desa Sunda Kelapa Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng). “Memang Kanedi merupakan Kaur Pemerintahan di desa kami,” ujar Kades Sunda Kelapa, Karyo.

Dikatakannya, hingga saat ini Kanedi sama sekali belum mengundurkan diri dari jabatannya dan masih menerima gaji dari Anggaran Dana Desa (ADD), yang bersumber dari APBD Benteng. “Katanya dia mau mengundurkan diri dalam waktu dekat ini,” ungkapnya.

Terkait hal ini Komisioner KPU Benteng, Divisi Sosialisasi, DRs BJ Karneli mengatakan, pihaknya masih harus melakukan pengecekan dokumen pencalonan Kanedi yang diketahui masih menjabat sebagai Kaur Pemerintahan di Desa Sunda Kelapa dan digaji dari APBD.

“Kami saat ini masih melakukan pengecekan dan pengkajian atas dokumen pencalonannya,” ujar Karneli.

Namun, ketika disinggung mengenai KPU Benteng kecolongan, karena meloloskan perangkat desaa yang digaji APBD masuk DCT. BJ Karneli membantah. Dengan alasan caleg bersangkutan diduga dalam pencalonannya sebagai anggota legislatif ke KPU, status pekerjaannya swasta.

“Kami masih melakukan keabsahan dokumen pencalonan para caleg yang berstatus honorer. Karena bukan hanya Kanedi ini saja, tetapi banyak ditemukan dugaan caleg lolos DCT yang masih berstatus honorer dan digaji APBD,” ungkapnya.

Berdasarkan PKPU No 07 tahun 2013 jelas disebutkan jika honorer yang digaji melalui APBD dan APBN harus mengundurkan diri sebagai honorer apabila ingin mencalonkan diri sebagai anggota legislatif. Jika honorer bersangkutan tidak melampirkan surat pengunduran diri dalam pencalonan, maka KPU wajib untuk mencoretnya dari DCS alias tidak lolos masuk DCT.

“Kita akan tunggu laporan dari Kades setempat terkait temuan ada caleg masih aktif dan menrima gaji. Setelah laporan tersebut diterima, maka baru bisa kita proses pencoretan nama caleg bersangkutan dari DCT,” ujar Karneli.(btg)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *