Belajar Tanpa Gedung PAUD

Oleh Tgl: September 8, 2013
belajar tanpa gedung

Selain itu, adanya imbauan agar setiap desa/kelurahan mendirikan PAUD juga melatarbelakangi didirikannya PAUD

Wawan Sudirman

SUKARAJA – Puluhan anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) masih terlihat ceria dan semangat, ketika mengikuti proses kegiatan belajar dan mengajar di PAUD Dewi Sartika Desa Sido Sari Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma. Meski mereka harus belajar tanpa gedung PAUD. Anak-anak PAUD tersebut belajar dengan fasilitas seadanya di teras rumah Dewan Pembina PAUD, Wawan Sudirman.

PAUD Dewi Sartika merupakan PAUD yang berdiri pada tanggal 9 September 2012 lalu. PAUD berdiri lantaran tidak adanya PAUD di Sido Sari. Padahal minat orang tua menyekolahkan anak-anaknya di PAUD sangat tinggi.

“Selain itu, adanya imbauan agar setiap desa/kelurahan mendirikan PAUD juga melatarbelakangi didirikannya PAUD,” kata Wawan kepada Jurnalis bengkuluonline.com. PAUD Dewi Sartika saat ini memiliki dua orang sebagai tenaga pendidik PAUD, yakni Noni Rosika, S.Pdi, dan Yulia Caniago.

Desa Sido Sari, sebenarnya telah memiliki sebidang tanah sebagai tempat pembangunan PAUD. “Saat ini kita baru membangun pondasinya,” ungkap Wawan. Dikarenakan anggaran dana yang dimiliki terbatas maka pembangunan belum diselesaikan dan dilanjutkan.

Untuk itu, PAUD tersebut akan mengajukan proposal agar segera dibantu dan dianggarkan dana untuk mendirikan gedung PAUD. “Apabila usaha tersebut gagal, maka kita akan kembali berswadaya bersama masyarakat agar proses pembangunan gedung PAUD tercapai,” pungkasnya. (cw10)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *