Terancam Dicoret Dari DCT, 2 Pegawai Honorer Diminta Tentukan Pilihan

Oleh Tgl: August 27, 2013
Zamzami

Mereka harus tentukan sikap Caleg atau honorer, aturan sudah menentukan bahwa caleg yang bestatus pegawai yang mengunakan dana APBN/APBD harus mundur dari pekerjaanya

Zamzami Syafe’i

UJUNG KARANG –  KPU Pemilihan Umum (KPU) Benteng berencana mencoret dua honorer yang  masuk dalam Daftar Calon Tetap (DCT) Caleg DPRD Bengkulu Tengah.

Divisi Sosialisasi KPU Benteng H. BJ Karnely, Mengatakan bahwa menurut PKPU nomor 7 tahun 2013 tentang syarat Calon DPR/DPRD menerangkan bahwa setiap caleg berkerja dengan dengan mengunakan anggaran APBN/APBD harus menyertakan surat pengunduran dirinya dari instansi tempat dia bekerja.

“Berdasarkan data dan laporan yang ada di KPU baru dua caleg yang dinyatakan berstatus honorer yakni Medi Haryadi  Partai Hanura Nomor urut 4 Dapil 3 dan dan Erwandi Partai Keadilan Sosial Nomor urut 6 Dapil,” Kata Karnely menjelaskan.

Di tempat terpisah  Yasnan warga Ujung Karang ketika di mintai pandanganya tentang dua Caleg tersebut selasa (27/8) mengatakan “Kami masyarakat hanya meminta kejujuran para caleg, apabila berniat maka ikutilah prosedur dan aturan, mereka harus memilih caleg atau honorer ? tidak ada pilihan lain,” katanya.

Hal yang sama juga di sampaikan oleh Asisten I Pemda Benteng Zamzami Syafe’i, “Mereka harus tentukan sikap Caleg atau honorer, aturan sudah menentukan bahwa caleg yang bestatus pegawai yang mengunakan dana APBN/APBD harus mundur dari pekerjaanya,”.

Namun, berbeda dengan apa yang di sampaikan oleh Ketua DPC Hanura Rahmat Ali, “Seharus KPU paham, setiap telah di tetapkan menjadi DCT, berarti sudah final atau memenuhi syarat, kalau mau mencoret mengapa tidak ketika masih DCS dulu, ungkapnya.

Ali Menambahkan “ Kalau KPU mencoret kami harap jangan hanya hanuran saja, silahkan cek keseluruhan caleg-caleg partai lain juga, aku rasa masih banyak yang berstatus honerer,”.

Kita harus Profesional kalau mau coret semuanya yang honerer dari partai-partai lain juga harus di coret, jangan hanya partai hanura saja, masih banyak kok partai besar yang mengusungkan calegnya masih berstatus honorer, saya tahu itu. Jadi kami dari Hanura berharap KPU harus profesional melakukan tindakan, demikian Ali. (cw7)

 





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *