Presiden SBY kukuhkan 66 anggota Paskibraka di Istana Negara

Oleh Tgl: August 16, 2013

Letakkan apa yang kalian alami selama digembleng beberapa minggu ini untuk mengembangkan tugas 17 Agustus nanti sebagai bagian dari proses meraih cita-cita kalian. Tidak ada jalan yang lunak dan mudah untuk mencapai cita-cita yang besar

Susilo Bambang Yudhoyono

Jakarta – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selaku Pembina Upacara, mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), Kamis (15/8) pukul 16.00 WIB di Istana Negara. Para anggota Paskibraka akan bertugas pada rangkaian Upacara Peringatan HUT ke-68 Kemerdekaan Republik Indonesia, baik penaikan bendera pada pagi hari maupun penurunan bendera pada sore hari.

Anggota Paskibraka yang berjumlah 66 dari seluruh provinsi di Tanah Air membentuk huruf U dan dengan sikap sempurna menghadap Presiden SBY. Mereka mengucapkan ikrar yang menandakan kesiapan dan ketetapan hati sebagai anggota Paskibraka. Namun sebelum mengucapkan ikrar, mereka mengikuti upacara, hormat pada sang Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta.

Gusti Elvira Ramadhanti selaku Pemimpin Upacara maju ke depan dan menghadap Sang Saka Merah Putih. Gadis asal Kalimantan Selatan tersebut menggenggam Merah Putih dengan tangan kanan dan meletakkan tangannya di dada dan bersama-sama anggota Paskibraka lainnya mengucapkan Ikrar Pengukuhan Paskibraka dengan lantang dan serempak.

Acara dilanjutkan dengan pemberian amanah Presiden kepada para anggota Paskribraka. “Letakkan apa yang kalian alami selama digembleng beberapa minggu ini untuk mengembangkan tugas 17 Agustus nanti sebagai bagian dari proses meraih cita-cita kalian. Tidak ada jalan yang lunak dan mudah untuk mencapai cita-cita yang besar,” ujar SBY.

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa meridhoi, memberi kekuatan, dan keberhasilan pada kalian untuk mengemban tugas dua hari mendatang,” doa SBY mengakhiri amanah.

Hadir mendampingi Presiden SBY adalah Ibu Negara Hj Ani Bambang Yudhoyono, Wapres Boediono dan Ibu Herawati Boediono, Seskab Dipo Alam, Mendikbud Muhammad Nuh, Menlu Marty Natalegawa, dan Menpora Roy Suryo





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *