Pengrajin Minikan Ukuran Tahu dan Tempe

Oleh Tgl: August 31, 2013
tahu

Mau gimana lagi, inilah pilihan yang tepat kalau dinaikkan harganya, konsumen tidak akan mau membeli

Taufik

BENGKULU – Melambungnya harga kacang kedelai akibat lemahnya nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat beberapa pekan terakhir beruntut panjang.

Saat ini saja di Kota Bengkulu harga kacang yang tinggi protein ini sentuh Rp 12.000,- per kilogramnya. Siasati kondisi tersebut pengrajin tahu dan tempe mengecilkan ukuran tahu yang mereka jual.

“Mau gimana lagi, inilah pilihan yang tepat kalau dinaikkan harganya, konsumen tidak akan mau membeli,” Ungkap Taufik, Sabtu (31/8)  di Pasar Percontohan Panorama.

Menurut pria yang sehari-hari memproduksi dan menjual tahu dan tempe ini, ukuran mini tahu dan tempe yang dia buat ternyata tidak menjadi solusi karena masih saja pembeli mengeluh.

“Kalau dulu 9 tahu dihargai Rp 5000,- tapi sekarang kita jual harganya jadi Rp 6000,- dengan ukuran yang kecil,” paparnya.

kenaikan harga kacang kedelai sudah dirasakannya sejak beberapa pekan terakhir. akibat kenaikan itu dirinya merasa permintaan konsumen menurun.

“Saya biasa memproduksi 20 kg kacang kedelai perharinya, tetapi karena harganya niak biasanya hanya 12kg atau 15kg perhari daripada tidak laku dan merugi lebih baik dikurangi saja produksi,” Kata Taufik.(Cy*)

 





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *