Pencuri Ternak “Dihadiahi” Timah Panas

Oleh Tgl: August 28, 2013
timah

Namun, dari kelima tersebut hanya satu orang dapat kita amankan sedang yang empat orang lain masih dalam pengejaran

IPTU Diaritz Falle

TALANG EMPAT- Banyaknya konplotan pencuri ternak (Curnak) yang meresahkan masyarakat berkeliaran bebas di Bengkulu Tengah (Benteng), kali ini bernasib naas karena kedapataan hadiah timah panas dari polisi saat melancarkan aksinya di desa Air Putih Talang Empat.

Komplotan curnak yang dimotori Tabri (40) Warga Desa Taba Lagan terdiri Lima orang. “Namun, dari kelima tersebut hanya satu orang dapat kita amankan sedang yang empat orang lain masih dalam pengejaran,” Ungkap Kapolsek Talang empat, IPTU Diaritz Falle, Kepada Jurnalis Rabu (28/8).

Kapolsek Talang Empat mengatakan, Komplotan ini berhasil di tangkap berawal dari laporan masyarakat bahwa ada dua orang mencurigakan masuk desa mereka mendapatkan laporan tersebut kami langsung turunkan pasukan ke Tempat Kejadian Pengkara (TKP) untuk memastikan laporan tersebut.

Petugas segera melakukan penyergapan dan berhasil menangkap Satu tersangka Karman Warga Gajah Mati Taba Penanjung dengan melepaskan tembakan kearah kaki tersangka.

Kronologis kejadiannya, pada pukul 20.00, warga Taba Lagan Talang Empat melaporkan bahwa ada Dua orang yang tidak di kenal masuk desa meraka, mendapatkan laporan tersebut polsek langsung terjun ke lokasi untuk melakukan pengintaian.

Pukul 01.00, Polisi melihat ada mobil Cerry BD 1096 AE masuk, polisi langsung bergerak untuk melakukan pemeriksaan dengan menghadang jalan mengunakan mobil truk, namun, saat polisi mendekat pelaku melarikan diri, polisi langsung mengeledah isi mobil ternyata terdapat Satu ekor Sapi terpotong menjadi Lima potong.

Mendapat barang bukti tersebut polisi melakukan pengejaran dan melepaskan tembakan peringatan. Namun, pelaku tetap kabur,  sampai di desa Air putih polisi melepaskan tembakan kearah kaki salah satu pelaku, dan mengenai kaki sebelah kiri Karman.

Kapolsek Talang Empat Mengatakan Pelaku akan di jerat dengan UU pengcuri KUHP 363 dengan hukuman maksimal 5 tahun penjaran, Terangnya.

Pelaku akan kita kirim ke polres Bengkulu Utara untu proses lebih lanjut, Akhir Diaritz (cw7)

 





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *