PDIP Dukung KPU Coret RE dari DCT

Oleh Tgl: August 31, 2013

Saudara RE tidak jujur ketika mengajukan diri dalam proses seleksi yang kita lakukan kamarin, jadi ketika ditemukan masalah seperti ini baru di serahkan pada kita

Arfan Nawawi

TALANG EMPAT- Dewan Pengurus Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( DPC PDIP) Bengkulu Tengah mendukung langkah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Benteng untuk mencoret Caleg dari partainya yang di duga memalsukan berkas indentitasnya dari Daftar Calon Tetap (DCT) peserta pemilihan legislatif 2014.

Ketua DPC PDIP Benteng Arfan Nawawi, saat di temui jurnalis jum’at (30/8) pagi pukul 10.30wib di depan kantor KPU mengatakan permasalahan Caleg sedang mereka proses di internal partai.

“Saudara RE tidak jujur ketika mengajukan diri dalam proses seleksi yang kita lakukan kemarin, jadi ketika ditemukan masalah seperti ini baru di serahkan pada kita,”Katanya.

Secepatnya dalam 2 (Dua) hari ini, ungkap Arfan pihaknya akan proses permasalahan itu. “Kita akan dukung langkah KPU untuk mencoret Saudara RE dari DCT asalkan sesuai dengan aturan yang berlaku, karena kami tidak akan mengahalangi langkah KPU dalam proses ini, silahkan saja untuk di coret,” jelasnya.

RE ketika di Konfirmasi jurnalis melalui telepon mengatakan siap untuk di coret dari DCT asalkan itu hasil dari keputusan partai.

“Secara Pribadi saya sudah mengajukan surat pengunduran diri saya kepada DPC PDIP, saya harap mereka secepatnya mengambil keputusan, agar saya bisa tenang,” cerita  RE.

Sebagai Info RE terancam akan di coret dari DCT karena tidak melapirkan surat keterangan pernah di hukum dalam berkasnya saat mengajukan diri dalam pencalonan Legislatif tahun 2014 mendatang ke KPU,  sedangkan RE pernah diputuskan bersalah oleh PN Bengkulu dan di hukum 1,3 bulan Penjara.

Mengetahui kasus tersebut KPU berencana akan mencoret Caleg PDIP tersebut dari DCT karena di anggap melangar PKPU nomor 7 tahun 2013 pasal 4 point g. Berbunyi  “Tidak pernah dijatuhi pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih”. ( cw7)

 

 

 





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *