Latih 1.000 Guru Mulok Iqra, Diknas Bengkulu Terkendala Dana

Oleh Tgl: August 15, 2013
syafurudin AB

BENGKULU – Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Provinsi Bengkulu akan melatih 1.000 guru Mata Pelajaran muatan lokal (Mulok) cara cepat membaca Iqra bagi siswa SD/MI. Hal ini guna menyamakan persepsi metode pengajaran untuk mata pejararan baru tersebut.

“Kita berharap pelatihan dapat dimulai segera, sehingga pada tahun ajaran 2014-2015 metode pembelajaran telah berjalan seragam,” kata Syafrudin AB saat dijumpai Kamis 15 Agustus 2013.

Diungkapkan Kepala Dinas Diknas Provinsi Bengkulu Syafrudin AB pelatihan sendiri meliputi metode menyusun silabus dan menyusun standar kompetensi yang berbasis pada metode baca cepat Al’Quran yang namanya Bilqolam.

Ia menambahkan tahapan pelaksanaan Muatan Lokal Iqro telah berjalan sejak tahun 2011 dengan menyusun Peraturan Gubernur (Pergub) dan Petunjuk teknis (Juknis) dilanjukan melakukan Bimbing Teknis kepada 60 tenaga guru agama terkait Pergub dan Juknis.

Tahapan selanjutnya 2012 Dinas Diknas melakukan pengadaan buku Cara Cepat Baca Al’Quran Bilqolam ke 1.495 SD/Mi yang ada di Provinsi Bengkulu. Sementara 2013 dalam perencanaan Diknas akan melaksanakan sosialisasi ke Diknas dan Kemeterian Agama Kota dan Kabupaten. Dilanjutkan workshop menyusun silabus dan standar kompetensi pada 7-8 September 2013.

“Agar perencanaan kita tidak pincang, harapannya dapat dilakukan pelatihan bagi 1.000 guru mata pelajaran Mulok, hanya saja kita masih terganjal dana,” harap Syafrudin.

Ia mengatakan saat ini Diknas mengusulkan jika anggaran pelaksanaan pelatihan sebesar Rp 1,75 miliar masuk dalam APBD Perubahan. Karena tidak adanya alokasi anggaran tersebut, Diknas berniat menggunakan sisa anggaran yang ada untuk pelatihan guru muatan lokal Iqra.

Hanya saja rencana Diknas tersebut tidak disetujui Komisi 4 DPRD Provinsi Bengkulu karena dianggap menyalahi aturan. Maka dana yang rencananya akan digunakan untuk pelatihan guru tersebut kembali ke peruntukan awal.

Menurut Ketua Komisi 4 DPRD Provinsi Bengkulu Syafrianto Daud langkah Diknas menggeser anggaran Muatan Lokal Umum untuk pelatihan muatan lokal Iqra berpotensi pidana.

“Kita tidak berani mengubah anggaran tersebut, saran kita kembali kepada peruntukan awal saja,” tegasnya.





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *