Kenaikan Tarif Travel Bukan Naungan Organda

Oleh Tgl: August 5, 2013

Dia plat hitam, organda tidak kesitu karena tidak jadi anggota organda, mereka menaikkan travel itu yang tergabung dengan perusahaan misalnya perusahaan bengkulu indah travel, jadi kenaikannya serentak

Maharyadi

BENGKULU –  Kenaikan tarif angkutan lebaran (Tusla) ternyata berlaku juga untuk travel, para pengusaha travel telah menerapkan kenaikan ini untuk H-7 dan H+7 hari raya idul fitri 1434 H.

Namun, Ketua Organisasi Angkutan Darat Kota Bengkulu Maharyadi mengungkapkan, Senin (5/8) kenaikan tarif pada travel bukanlah naungan organda.

“Benar adanya kenaikan tarif tetapi Patokan kita tidak termasuk travel, travel istilahnya itu satu tarif dianya,” Ungkap Mahar.

Mahar menambahkan bahwa yang menjadi naungan kenaikan tarif oleh Organda hanyalah angkutan darat umum, “Yang kita naikkan itu bukan plat hitam, naungan kita hanya plat ungu dan  kuning,” Ungkapnya.

Ditambahkan Mahar bahwa kenaikan tarif travel berlaku atas kebijakan masing-masing perusahaan yang memiliki jasa angkutan itu.

“Dia plat hitam, organda tidak kesitu karena tidak jadi anggota organda, mereka menaikkan travel itu yang tergabung dengan perusahaan misalnya perusahaan bengkulu indah travel, jadi kenaikannya serentak,” Katanya.

Sementara itu, Perusahaan penyedia jasa angkutan Bengkulu dan Lubuklinggau travel mengungkapkan kenaikan tarif angkut travel berlaku semua untuk penyedia jasa travel dan merupakan kebijakan dari penyedia jasa angkut atau perusahaan.

“Kita naiknya hanya 15.000 rupiah dan berlaku H-7 dan H+7,” Kata penjaga adimistrasi perusahaan Bengkulu travel ini.

Dengan kenaikan sebesar 15.000 rupiah artinya ada kenaikan sebesar 21.4 persen dari harga normal jasa travel untuk Bengkulu menuju Lubuklinggau dan sebaliknya yang semula hanya 70.000 rupiah.(Cy*)

 

 

naiknya 2o persen

 

 

 





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *