Inflasi Bengkulu Melejit 3,40 Persen

Oleh Tgl: August 4, 2013

Faktor utama itu kenaikan BBM, kemudian angkutan dalam kota, beras, bawang merah, cabe merah, daging ayam ras, kentang, jengkol, angkutan udara, bayam, dan sebagainya

Nurul Hasanudin, M.Sat

BENGKULU – Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu, inflasi bulan Juli di Provinsi Bengkulu meroket hingga tembus 3,40 persen, faktor utama penyebabnya adalah kenaikan harga bahan bakar minyak.

“Faktor utama itu kenaikan BBM, kemudian angkutan dalam kota, beras, bawang merah, cabe merah, daging ayam ras, kentang, jengkol, angkutan udara, bayam, dan sebagainya,” Ungkap Kepala Bidang Statistik Distribusi, Nurul Hasanudin, M.Sat beberapa waktu lalu.

Dirinya menambahkkan kenaikan harga terjadi pada tujuh kelompok barang dan jasa yaitu kelompok komunikasi dan jasa keuangan sebesar 9,02 persen, kelompok bahan makanan sebesar 5,28 persen, kelompok sandang sebesar 1,89 persen, kelompok kesehatan sebesar 1,61 persen, kelompok makanan jadi, minuman roko, dan tembakau sebesar 1,01 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olehraga sebesar 0,15 persen, dan kelompok perumahan, air, gas, dan bahan bakar sebesar 0,05 persen.

Namun, katanya meskipun Kebanyakan harga barang dan jasa naik tetapi masih ada barang dan jasa yang mengalami penurunan harga seperti  bawang putih, emas perhiasan, kakap erah, Mujair, minyak goreng, apel, kape-kape, anggur, sabun, detergen bubuk, jeruk, dan lain-lain.

Menurut Hasan angka inflasi dibulan Juli ini hampir 3 kali lipat lebih besar dibandingkan dengan angka inflasi di bulan yang sama pada tahun 2012 lalu yang hanya mencapai 1,37 persen dan lebih parah lagi jika dibandingkan bulan Juni lalu yang mengalami deflasi sebesar 1,72 persen.

“Naik berlipat-lipat jika dibandingkan pada bulan yang sama ditahun 2012 yang hanya 1,37 persen,” Demikian Hasan.(Cy*)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *