Harga Kedelai di Bengkulu Meroket Hingga Rp 12.000,-/kg

Oleh Tgl: August 30, 2013

Kalau harga seperti ini kami mana berani ambil banyak-banyak, kemarin pas lebaran sekarungnya cuman Rp 400.000,- sekarang sudah hampir Rp 500.000,

Bu De Saminah

BENGKULU – Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar berakibat fatal untuk kebutuhan pokok terutama kedelai, di Kota Bengkulu misalnya, Jum’at (30/8) harga bahan pokok pembuat tempe dan tahu ini sudah mencapai Rp 12.000,- per kilogramnya.

“Sudah dua hari ini kami jual dengan harga Rp 12.000,-/kg,” kata Bu De Saminah, pedagang manisan di Pasar Percontohan Panorama kepada jurnalis bengkuluonline.com.

Saminah mengungkapkan sudah dua kali kenaikan harga pada kedelai, kenaikan harga pertama tembus Rp 9000,-/kg dan yang terakhir harga kedelai dengan harga seperti ini. Dijelaskan Saminah sebelumnya dirinya hanya mengeluarkan kocek Rp 400.000,- untuk membeli sekarung kedelai yang berisi 50 kg, namun saat ini sudah mencapai Rp 465.000,- hingga Rp 500.000,-/kgnya.

“Kalau harga seperti ini kami mana berani ambil banyak-banyak, kemarin pas lebaran sekarungnya cuman Rp 400.000,- sekarang sudah hampir Rp 500.000,- ” jelas pedagang eceran ini lagi.

Kenaikan harga kedelai, Kata Saminah sangat berpengaruh terdapat tingkat permintaan konsumennya, karena itu dirinya tidak berani menyetok kedelai dalam jumlah besar.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Eko menurutnya, sudah sepekan ini permintaan kedelai di tokonya menurun drastis.

“Ya, beginilah kalau harganya mahal dek, orangkan kalau beli mikir dua kali dong,” Kata Eko.(Cy*)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *