H-1 Lebaran Harga Cabe Rawit Tembus Rp 100.000/Kg

Oleh Tgl: August 7, 2013
Lubuk Linggau Barat-20130807-00220

Kami ngambilnya sedikit, dikit jualnya jadilah asal kalau pembeli nanya ada

Sri

Lubuklinggau – Sehari sebelum hari raya Idul Fitri 1434 H, kebutuhan pokok serba jadi mahal, lihat saja harga cabe rawit di Kota Lubuklinggau meroket sampai 100.000rupiah per kilogramnya.

Dipasar Bukit Sulap (BPS) misalnya sepanjang pemantauan jurnalis selain harganya mahal sangat jarang ditemui keberadaan cabe ukuran kecil berwarna hijau dengan rasa yang pedas ini.

Ros (50th) mengungkapkan mahalnya cabe rawit ini karena sudah mahal dari suppliernya.

“Ini saja untuk dapat cabe sedikit seperti ini kami harus rebut-rebutan, wajarlah dek mahal nak lebaran juga petaninya itu, tarif angkutan saja naik,” Ungkap perempuan berjilbab ini.

Ditempat berbeda, Pasar Atas Lubuklinggau harga cabe rawit lebih menggila hingga tembus Rp. 110.000/Kg. Padahal harga normal sehari sebelumnya hanya bekisar Rp 35.000 sampai Rp 45.000 per kilogram.

“Kami ngambilnya sedikit, dikit jualnya jadilah asal kalau pembeli nanya ada,” Ungkap Sri (42th) saat ditanyaai wartawan.

Diceritakan Sri meskipun mahal cabe rawit tetap dibeli orang, “Ya dibeli, tapi belinya dikit-dikit paling cuman seons,” Paparnya.

Usi, Penyetok cabe yang langsung mengambil dari petani mengatakan,”Dari petani nyambutnya sudah mahal, kalau kita mau nurut jual murah bisa tetapi kita yang merugi, belum minyak mobil kita dari curup sana bawa ke Lubuklinggau,” Ungkapnya.

Sementara itu, Desi pembeli cabe rawit mengaku terpaksa membeli cabe dengan harga mahal karena masakannya untuk lebaran mengharuskan pakai cabe rawit.

“Mau masak empek-empek, buat cuka harus pakai cabe rawit, kalau tidak ada cebe rawit cukanya tidak pedas,” Ungkapnya.(Cy*)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *