Dishubkominfo Bantah Tudingan Pungli Pembagian Angdes

Oleh Tgl: August 22, 2013

isue yang marak mengenai ada dugaan setoran bagi koperasi yang menerima mobil andes itu hanya tuduhan kosong tanpa bukti, lihat saja tidak ada satupun dari penerima yang bermasalah atau complain sampai saat in

H. Budiman Efdy W

TALANG EMPAT- Maraknya isue yang berkembang di media yang menyebutkan adanya dugaan pungli di dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Benteng dalam pembagian Angkutan desa di bantah oleh kepala Dishubkominfo H. Budiman Efdy W.

Kepada jurnalis Kepala Dishubkominfo H. Budiman Efdy W mengatakan ”isue yang marak mengenai ada dugaan setoran bagi koperasi yang menerima mobil andes itu hanya tuduhan kosong tanpa bukti, lihat saja tidak ada satupun dari penerima yang bermasalah atau complain sampai saat ini,” Kata Budiman saat di temui di kantornya Rabu (21/8).

Menurut Budiman, seharusnya isue yang di sampaikan oleh salah satu kades yang menuding adanya pungli itu harus di konfirmasi terlebih dahulu, karena selain isue tersebut tidak benar juga dapat mencoreng nama Dishubkominfo dimata masyarakat.

Dijelaskan Budi dana 7 juta yang dimaksud pungli itu merupakan dana yang ditarik untuk mengurus asuransi, Kir dan dana inzin operasional insedentil di wilayah Kab. Benteng dan ditambah untuk dana kegiatan serah terima kendaraan.

“Kami sudah sepakat dan jelas bahwa dana itu ditarik untuk item-item yang telah kita bicarakan Sebab Pemkab Benteng hanya menganggarkan untuk dana pajak tidak untuk dana tersebut,” jelas Budiman.

Kemudian Budi berharap desa yang belum dapat bantuan tidak boleh iri atau hanya suka bernyanyi tanpa bukti, Pihaknya akan tetap mengusahakan bantuan lagi karena tidak mungkina dari semua dengan total 183 desa yang ada di Kabupaten Bengkulu Tengah diakomodir sekaligus tetapi harus bertahap.

“Jadi bagi yang belum dapat harap bersabar menunggu giliran selanjutnya, Kita akan mengusahakan itu,” Kata Budi. (cw7)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *