Banjir Durian, Petani Bengkulu Alih Profesi

Oleh Tgl: August 16, 2013
pedagang durian

Selama ini sebagai petani, Kita sadap karet sehari-harinya. Tapi karena lagi banjjir durian, untuk tambahan kita jual durian

Bobi

BENGKULU – Buah manis dan legit, kesukaan kebanyakan orang “Durian” saat ini mulai banyak terlihat di Kota Bengkulu, terhitung sejak seminggu yang lalu buah yang biasanya susah didapati ini dengan mudahnya ditemukan dijalan-jalan keramaian Kota Bengkulu.

Sejumlah kawasan dan jalan di Bengkulu tampak mulai “dibanjiri” buah durian yang dijajakan para pedagang, Kawasan KM.6,5, Kampung Bali, dan kawasan Unib Belakang.

Bobi salah satu pedagang Durian di kawasan KM 6,5 menyampaikan bahwa durian yang ia jual berasal dari Desa Napalan, Ulu Talo, Kabupaten Bengkulu Selatan.

“Kami ramai-ramai dari Ulu Talo pakai Mobil, siang hari baru nyampai di Bengkulu, Jualanlah kami di sini,,”Ungkapnya kepada jurnalis bengkuluonline.com.

Bobi mengaku durian yang ia jual dibeli dari petani di desa dan karena banyaknya durian, dia dan juga kebanyakan pedagang durian lainnya yang merupakan petani jadi alih profesi berdagang durian untuk menambah isi saku.

“Selama ini sebagai petani, Kita sadap karet sehari-harinya. Tapi karena lagi banjjir durian, untuk tambahan kita jual durian,” Ungkapnya.

Jika selama ini harga durian tergolong mahal, dari pantauan jurnalis banyaknya penjual durian mempengaruhi harga. Lihat saja durian yang dijual dikawasan ini harganya mulai dari 8 ribu sampai 20 ribu rupiah tergantung ukuran.

Ditempat yang berbeda, Unib belakang misalnya pedagang durian mengaku tidak berasal dari Kabupaten Bengkulu Selatan, melainkan dari Lubuk Durian, Kabupaten Bengkulu Utara.

“Kalau kita dari Desa Lubuk Durian, Utara Bengkulu,” Ungkap Jai pedagang Durian.(Cy*)

 





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *